Review MOOIMOM: Corset, Nursing Bra, Slimming Suit

Dilema sebagian ibu-ibu setelah melahirkan adalah perut yang menggelambir hihihi. Mau bagaimana lagi, 9-10 bulan “mengantongi” jabang bayi, setelah bayi keluar longgarlah perut para emak. Sebelum melahirkan, saya berikrar (pada diri sendiri sih) bahwa saya akan rajin pakai korset. Alamaaaak, kenyataannya rajin sih rajin tapi nggak nyamannya itu loh yang membuat saya tersiksa memakai korset.

Dua hari pertama setelah melahirkan, saya memakai gurita khusus ibu. Lalu, hari ketiga dan selanjutnya saya memakai korset 3-band (korset dengan 3 perekat). Tapi malangnya, kulit saya yang sensitif menjadi kemerah-merahan dan gatal-gatal setiap kali memakai korset 3-band. Selain itu, timbul ketidaknyamanan juga saat memakai karena korsetnya suka menggulung sendiri sehingga harus sering dibetulkan posisi rekatannya.

Ternyata hunting korset yang nyaman dan ramah kantong itu nggak gampang buat saya. Sampai akhirnya saya menemukan korset MOOIMOM yang bahannya nyaman, cara memakainya nggak ribet, dan harganya cukup affordable.

Saya punya tiga macam korset MOOIMOM. Karena reviewnya menurut saya positif dan saya puas memakainya, saya pun mencoba produk MOOIMOM lainnya yaitu bra dan baju pelangsing. Berikut reviewnya.

Continue reading “Review MOOIMOM: Corset, Nursing Bra, Slimming Suit”

Please follow and like me:

Film Chrisye: Mengupas Kisah Cinta, Cita, dan Religi

Hari ini H-1 penayangan perdana Film Chrisye di bioskop. Mungkin ada di antara kalian yang masih menimbang-nimbang, mau nonton nggak ya? Atau mungkin ada yang sudah apatis duluan dengan film Indonesia (duuh, jangan donk). Saya bukan fans Chrisye, yang saya tahu hanyalah Chrisye sang musisi legendaris dengan suaranya yang khas, lagu-lagunya yang tak lekang oleh zaman, dan gaya panggungnya yang kaku. Kalau saya pribadi, saat tahu film Chrisye akan ditayangkan, terbersit pertanyaan: “Kira-kira kisah apa yang mau diangkat di film ini ya? Apa kira-kira menarik atau justru membosankan? Jadi, perlu nggak saya nonton?”.

Yaah kalau hanya memprediksi saja sih nggak bakal nemu jawaban, tonton dulu donk baru bisa komentar. Beruntungnya saya berkesempatan untuk menghadiri undangan exclusive Gala Premier Film Chrisye di Epicentrum XXI Jakarta pada hari Jumat, 1 Desember 2017 lalu yang digelar oleh MNC Pictures bersama Vito Global Visi. Gala Premier yang dilanjutkan dengan Press Conference ini menghadirkan sang sutradara Rizal Mantovani, Ibu Damayanti Noor (istri almarhum Chrisye), jajaran aktor dan aktris pemeran: Vino G. Bastian, Velove Vexia, Ray Sahetapy, Andi Arsyil, Dwi Sasono, dan pemain pendukung lainnya. Tak hanya itu, di acara Gala Premiere ini turut hadir juga sejumlah pejabat, film maker, dan deretan musisi Indonesia.

Saya mau membagikan sinopsis yang saya dapat setelah menonton Gala Premiere, tenang saja, no spoiler kok.

Sinopsis Continue reading “Film Chrisye: Mengupas Kisah Cinta, Cita, dan Religi”

Please follow and like me:

Rekreasi ke Waterbom PIK dengan Kupon Diskon BambiDeal

Menjelang weekend minggu lalu, saya ingin mengajak Halwa berenang. Biasanya kami berenang di waterpark dekat rumah yang HTM-nya 35.000 saat weekend. Kali itu saya ingin sekalian ajak Halwa jalan-jalan yang agak jauhan tapi tetap dengan harga murah. Hehe. Passss banget buka BambiDeal, ada diskon tiket masuk ke Waterbom Pondok Indah Kapuk (PIK) dari harga Rp 270.000 menjadi Rp 85.000. Wow banget kan? Kapan lagi dapat diskonan 69%. Setelah diskusi dengan Mas Ry, akhirnya kami putuskan untuk rekreasi ke Waterbom PIK. Continue reading “Rekreasi ke Waterbom PIK dengan Kupon Diskon BambiDeal”

Please follow and like me:

Mengatasi Napas Grok-grok pada Bayi

Nggak terasa usia baby Halwa menjelang satu tahun. Dikaruniai anak yang sehat, pintar, lincah, pertumbuhan dan perkembangan sesuai tahap usia adalah hal yang patut disyukuri.

Flashback setahun lalu saat saya dan mas Ry hanya berduaan saja (tanpa keluarga) menghadapi persalinan, saat menegangkan di ruang bersalin, hingga masa setelah Halwa lahir. Namanya juga perantau, kudu mandiri donk Mak! Pengasuhan Halwa pun mostly ditangani saya dan Mas Ry.

Jauh-jauh hari sebelum Halwa lahir, saya melakukan beberapa persiapan “ilmu” untuk menghadapi situasi tidak-ada-yang-membantu-merawat Halwa, antara lain dengan membaca buku-buku pengasuhan dan perawatan bayi. Mengikuti Whatsapp grup support ASI Eksklusif, mengikuti seminar pre-natal, dll. Untuk apa? Biar nggak panik-panik amat pas punya bayi nantinya, Mak.

Seminggu setelah Halwa lahir, semua berjalan baik-baik saja tanpa hambatan berarti. Alhamdulillah ya. Nah, saat Halwa berusia 2-3 minggu, mulailah kepanikan terjadi. Saat itu saya mendengar napas halwa bunyi “grok grok” kasar seperti ada yang menyumbat jalan napasnya. Meskipun tadi saya bilang sudah “persiapan ilmu” sebelum punya bayi, tapi tetap saja menghadapi realita itu lumayan bikin emak panik, he he he. Apalagi waktu itu Mas Ry sudah pergi ke kantor, saya hanya berdua saja dengan baby Halwa dan napas grok-grok-nya. Maju mundur mau periksa ke dokter anak sambil mikir: “Ini wajar nggak ya? Perlu ke dokter nggak ya?” (Ngaku deh, sebagian ibu yang baru punya satu anak pasti pernah begitu juga kan, panikan, bertanya-tanya anak saya begini wajar nggak, anak saya nggak poop berhari-hari wajar nggak, anak saya nggak mau nyusu maunya bobo mulu wajar nggak? Hehehe, begitulah ya emak baru).

Akhirnya saya cari tahu tentang napas grok-grok pada bayi. Saya tanya ke teman yang berprofesi dokter dan dia sudah lebih berpengalaman mengasuh 3 orang anak. Menurutnya, napas yang berbunyi tersebut disebabkan karena terdapat lendir di saluran napasnya dan ini umum terjadi pada newbon. Dia sarankan olesi transpulmin yang bisa dibeli di apotek dan sering-sering jemur Halwa pagi hari. Hari itu juga saya minta Mas Ry mampir apotek sepulang dari kantor. Beli si transpulmin yang dimaksud. Oh ya ternyata transpulmin ada dua macam, untuk anak di bawah 2 tahun dan di atas 2 tahun. Jadi, untuk Halwa saya beli Transpulmin BB (Balsam Bayi).

Untuk selanjutnya, Transpulmin BB ini selalu saya gunakan jika Halwa terindikasi batuk pilek (selesma / commom cold).

Continue reading “Mengatasi Napas Grok-grok pada Bayi”

Please follow and like me:

“Story on A Plate”: sajian yang sedap dipandang dan menarik konsumen

Pernah melihat foto atau gambar sajian masakan yang begitu menggiurkan dan menggugah selera? Padahal kita hanya melihatnya lewat foto, bukan real makanannya. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa di zaman digital seperti sekarang ini, orang berlomba-lomba memotret makanannya dan meng-upload ke media sosialnya sebelum dimakan. Atau kalian termasuk salah satu yang sering melakukan itu? Tahu tidak, kalau ternyata ada loh teknik menyajikan makanan melalui kamera agar tampil menggoda. Tips-tips tentang food photography dan food styling inilah yang dibahas di acara workshop Story on A Plate bersama Fonterra Foodservices. Sebelum masuk ke pembahasannya, disimak dulu uraian berikut yuk.

Fonterra Foodservices, pemasok bahan baku berbasis susu untuk industri kuliner yang merupakan unit bisnis dari Fonterra Brands Indonesia, tanggal 31 Mei 2016 lalu berbagi rahasia bagaimana menciptakan “Story on A Plate” – sajian yang tidak hanya sedap dipandang namun juga menarik bagi konsumen dalam media sosial di era digital ini. Forum kreatif ini merupakan bagian dari inisiatif Fonterra Foodservices untuk berbagi keahlian dan pengetahuan di bidang industri kuliner. Tujuannya untuk membantu para pelanggannya, khususnya Usaha Kecil Menengah (UKM), dalam meningkatkan penjualan juga mencapai kesuksesan seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen akan sajian yang berkualitas tinggi dan lezat. Acara ini juga menghadirkan workshop food photography dan food styling, dimana pelaku UKM memperoleh tips-tips penting dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana berpromosi.

Kiri ke Kanan: Adinda Zuleika, Anindita Ikasari, Ines Yumahana Gulardi, Yus Andriana, dan MC

Acara tersebut menghadirkan para pembicara dan profesional di industri kuliner yang terdiri dari Anindita Ikasari, Channel Development Manager, Fonterra Foodservices Indonesia; Yus Andriana, Advisory Chef, Fonterra Foodservices Indonesia; Ines Yumahana Gulardi, Senior Nutrition Manager Fonterra Brands Indonesia; Fellexandro Ruby, Food Photographer Profesional; Vania Samperuru, Food Stylist Profesional dan Adinda Zuleika, pemilik bisnis Cake & Pastry D’Patisserie.

Dalam kesempatan tersebut, Anindita Ikasari, Channel Development Manager, Fonterra Foodservices Indonesia, menyampaikan,

“Acara ‘Story on A Plate’ ini merupakan bagian dari komitmen Fonterra Foodservices dalam mendukung mitra usaha kami, terutama mitra UKM, dengan menyediakan bahan baku yang berkualitas dan solusi tepat guna yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, serta membekali mereka dengan keahlian dan pengetahuan yang diperlukan untuk membantu agar  bisnis dapat berkembang dan sukses”.

“Bersama dengan para ahli di bidang kuliner, kami berharap dapat memberikan inspirasi bagi para pemain industri kuliner untuk memperluas wawasan dan keahlian guna memenuhi permintaan konsumen yang kian kompleks dan beragam, serta pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan penjualan,” jelas Anindita.

Demo menghias cake by Adinda dan Chef Yus

Yus Andriana, Advisory Chef, Fonterra Foodservices Indonesia, menyampaikan “Fonterra Foodservices senantiasa mencari cara untuk dapat memenuhi kebutuhan para pelaku bisnis kuliner di Indonesia dengan menyediakan bahan baku yang berkualitas dan mengembangkan produk-produk foodservice yang baru dan inovatif.”

“Hidangan yang lezat dan menarik tidak dapat tercipta tanpa bahan baku yang berkualitas tinggi, yang memegang peranan penting dalam menghasilkan sajian dengan rasa yang lezat sekaligus warna, tekstur dan tampilan yang menarik. Dengan berinvestasi pada bahan baku yang berkualitas, kita dapat menciptakan hidangan yang cantik, photogenic, serta lezat yang tentunya akan disukai pelanggan,” tambah Chef Yus.

Praktik menghias sajian agar tampil menarik bersama Ibu Vania

Ines Yumahana Gulardi, Senior Nutrition Manager, Fonterra Brands Indonesia, mengatakan, Menawarkan tampilan yang menarik dalam mempromosikan sebuah makanan hanyalah salah satu cara dari rangkaian proses. Selain terlihat menarik, sumber makanan juga perlu diperhatikan. Bahan baku makanan yang berkualitas, selain dapat menghasilkan makanan yang lezat dan terlihat menarik, juga merupakan sumber nutrisi penting untuk membangun kekuatan dan kesehatan tubuh. Konsumen Indonesia ingin mengetahui nutrisi yang terkandung dalam sajian mereka dan senantiasa mencari sumber makanan yang terpercaya. Kami ingin membantu masyarakat membuat pilihan yang tepat dan menjadi sumber asupan nutrisi berbasis susu yang terpercaya.”

“Acara pada hari ini merupakan bagian dari inisiatif kami untuk merayakan kebaikan susu yang akan diperingati lewat Hari Susu Nusantara dan Dunia yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2016 mendatang. Kami berkomitmen untuk menjadikan nutrisi susu sebagai bagian dari keseharian masyarakat Indonesia dengan menyediakan produk yang inovatif, bernutrisi dan juga lezat,” tambah Ines.

 

Adinda Zuleika, pemilik bisnis Cake & Pastry D’Patisserie, membagikan kisah sukses D’Patisserie – mengenai bagaimana ia mengatasi berbagai tantangan dalam membangun bisnis kue yang tengah melejit. Adinda juga berbagi pengalaman dalam menggunakan produk Anchor dari Fonterra Foodservices untuk meningkatkan rasa, tekstur serta penampilan produknya. Ia menjelaskan, “Bagi saya, ‘Story on A Plate’ merupakan perjalanan indah setiap sajian dari oven ke meja makan, hingga akhirnya tampil di media sosial. Mengambil gambar dari hidangan yang terlihat lezat dan menarik sangat penting bagi saya untuk mempromosikan bisnis melalui media sosial, dan pada akhirnya mampu meningkatkan performa bisnis saya.”

Memberikan tips di sela-sela sesi workshop Fellexandro Ruby, Food Photographer Profesional, mengatakan “Sangat penting untuk menampilkan gambar yang merepresentasikan makanan yang kita sajikan. Gambar dengan kualitas yang baik dan menarik bisa menjadi daya tarik khusus terhadap konten media sosial yang dirilis.”

Praktik food photography bersama Captain Ruby

Tak ketinggalan Vania Samperuru, Food Stylist Profesional, memaparkan tentang tips-tips dalam Food Styling, yaitu menggunakan seni untuk menyajikan makanan agar tampak menawan ketika difoto.

Mau menyimak pembahasan Ibu Vania Samperuru tentang tips Food Styling-nya agar makanan yang difoto tampil cantik dan menarik?? Nantikan kelanjutannya yaaa…

 

 

Please follow and like me: