Rekreasi ke Waterbom PIK dengan Kupon Diskon BambiDeal

Menjelang weekend minggu lalu, saya ingin mengajak Halwa berenang. Biasanya kami berenang di waterpark dekat rumah yang HTM-nya 35.000 saat weekend. Kali itu saya ingin sekalian ajak Halwa jalan-jalan yang agak jauhan tapi tetap dengan harga murah. Hehe. Passss banget buka BambiDeal, ada diskon tiket masuk ke Waterbom Pondok Indah Kapuk (PIK) dari harga Rp 270.000 menjadi Rp 85.000. Wow banget kan? Kapan lagi dapat diskonan 69%. Setelah diskusi dengan Mas Ry, akhirnya kami putuskan untuk rekreasi ke Waterbom PIK.

Sabtu pagi (agak siang sih tepatnya) kami berangkat ke stasiun Depok Lama. Ya, kami memilih naik transportasi umum ke PIK karena ingin menikmati perjalanan. Kami turun di stasiun pemberhentian akhir Jakarta Kota. Ternyata Stasiun Jakarta Kota sudah banyak berubah ya, jadi lebih rapi terutama di sepanjang jalan terowongan penyeberangan orang (TPO) yang merupakan akses dari Stasiun Jakarta Kota ke Halte TransJakarta. Suasana di sepanjang jalannya sekarang terasa ‘hidup’ karena banyak penjual di kanan-kiri jalan. Ada mushola yang tidak terlalu luas tapi cukup bersih dengan tempat wudhu terpisah antara laki-laki dan wanita. Mukena di mushola pun bersih dan wangi (artinya bukan mukena kucel yang biasanya ada di tempat umum). Suasana ini beda banget dengan beberapa tahun silam saat saya masih sering mondar-mandir lewat TPO itu. Bahkan di sana juga tersedia ruangan menyusui loh, tapi sayangnya pas saya masuk ke ruangan itu AC-nya mati jadi emak kepanasan, nggak jadi leyeh-leyeh di dalamnya deh, hehe. Di Stasiun Jakarta Kota, kami sempatkan makan siang Soto Lamongan dan solat Dzuhur biar tenang melanjutkan perjalanan. Setelah itu kami lanjutkan perjalanan ke Shelter Busway untuk menunggu TransJakarta yang ke arah PIK. Nunggunya lumayan lama, maklum weekend, jalanan macet. Perjalanan dengan TransJakarta pun sempat agak tersendat macet tapi ya sudahlah kami nikmati saja. Hehe.

Suasana di sepanjang TPO (Stasiun Jakarta Kota menuju Shelter Busway)

Sesampainya di area Waterbom PIK, tas kami diperiksa oleh petugas di dekat pintu masuk. Mereka sortir makanan yang kami bawa dari luar agar tidak dibawa masuk ke dalam, kecuali makanan bayi. Lah padahal tas kami itu isinya makanan Halwa semua koq, mulai dari roti tawar, snack, yogurt, puding, dan botol minuman Halwa. Akhirnya yang tidak lolos sortir adalah salah satu snack dan air mineral dalam kemasan. Yogurt kesukaan Halwa pun hampir tidak lolos sortir, petugas hanya berpesan “diminum saja sekarang, jangan diminum di dalam”. Yaaa sudah lah. Akhirnya yogurt diminum sebelum masuk, lalu bekal makanan yang tidak lolos sortir “diarahkan” oleh petugas agar kami titipkan di loker Rp 10.000 (to be honest saya nggak tau sebenarnya ini lokernya legal atau nggak, tapi ya sudah kami sewa saja loker untuk menampung beberapa makanan yang tidak bisa dibawa ke dalam itu).

Di pintu masuk, kami menunjukkan handphone yang di dalamnya terdapat file kupon voucher aktif (yang kami beli di BambiDeal), lalu petugas men-scan barcode di kupon online tersebut. Jaman sekarang gitu ya, segala sesuatu serba digital jadi kami nggak perlu cetak kupon sebelum masuk ke arena Waterbom. Praktis!

Begitu masuk ke dalam, kami berjalan ke arah loker untuk menitipkan barang bawaan kami yang segambreng itu. Di sana tersedia dua macam ukuran loker, yang besar seharga Rp 50.000 dan yang kecil (ukurannya separuh dari loker besar) seharga Rp 25.000. Karena barang bawaan kami “segedhe gaban”, kami putuskan menyewa loker besar. Ternyata menyewa loker besar pun masih ada PR buat kami karena barang bawaan kami yang lumayan banyaknya. Hmm, sebenarnya nggak banyak amat sih, isinya hanya baju dan handuk, serta ini dan itu. Hihihi. Jadi, keterampilan kami dalam menyusun (baca: memampatkan) barang-barang di dalam loker benar-benar diuji. Lain lagi bagi yang datang ke Waterbom dengan mobil pribadi ya, mereka akan lebih mudah untuk memilah dan meninggalkan barang-barang (yang sekiranya tidak penting) di dalam kendaraan. Sebenarnya di dalam arena Waterbom terdapat gazebo untuk beristirahat sejenak dan bisa untuk meletakkan barang-barang bawaan, tetapi untuk bisa menggunakan gazebo kita perlu mengeluarkan uang sekitar Rp 250.000 untuk biasa sewa. Kami sih memilih tidak menggunakannya, mahal ah. He he he.

Read also:   Ketika Angka 0.5 itu Sangat Berarti
Loker single (atas) dan double (bawah)

Untuk proses penyewaan loker, awalnya kami harus membayar deposit minimal 100.000 rupiah (Saldo Rp 100.000 dan Band Guarantee Rp 15.000) lalu kami diberi gelang biru (splash band) yang berisi chip sebagai pengganti pembayaran tunai di dalam area taman. Jadi, setiap transaksi harus menggunakan splash band itu, termasuk sewa loker dan pembelian makanan di arena Waterbom. Sisa deposit bisa di-refund saat di pintu keluar Waterbom. FYI, kami sengaja tidak membeli makanan di dalam area Waterbom karena pasti mahal harganya, kami hanya beli air mineral ukuran tanggung yang harga per-botolnya Rp 8.000. Oh ya, karena di arena permainan air diwajibkan penggunaan baju renang, di tempat sewa loker juga menyediakan penyewaan baju renang. Kita bisa pilih mau yang modelnya seperti apa, termasuk pakaian renang  muslimah juga tersedia. Harga untuk satu swimsuit Rp 75.000, tetapi kita perlu memberi tambahan uang jaminan Rp 80.000. Uang jaminan ini nantinya akan dikembalikan koq saat kita mengembalikan baju renang yang dipinjam. Sewa baju renangnya juga perlu tunjukkan splash band ya. Untuk ban dan pelampung, kita bisa menggunakannya gratis tis tis.

Wahana favorit di Waterbom PIK, antara lain Aquatube, Speed Slide, The Hairpin, The Whizzard, dan Twizter. Berikut sedikit ulasannya.

  1. Aquatube

Wahana ini terdiri dari tiga macam seluncuran yaitu tertutup, setengah terbuka, dan terbuka. Sebelum mencoba wahana ini, kita akan naik ke tangga dengan ketinggian 14,5  meter dengan membawa tube/ban tunggal atau ganda sesuai pilihan kita. Kalau saya bawa tube ganda karena akan meluncur bareng suami. Total panjang seluncurannya 118 meter. Tube akan meluncur sepanjang slide yang berkelok, berpilin, dan berakhir dengan tecebur di kolam air. Saya sampai ketagihan mencoba semua seluncurannya loh, hihihi.

“Aquatube”. Source from here
  1. Twizter

Wahana ini masih satu lokasi dengan Aquatube. Kalau Aquatube seluncurannya berwarna hijau, si Twizter ini warnanya kuning. Kita akan masuk ke dalam tube dan meluncur dan menukik di dalam terowongan sepanjang 90 meter. Yang membuat seru adalah di tengah perjalanan, kita akan berhenti sejenak di cawan raksasa terbuka dan kita “hanya” berputar-putar selama beberapa kali di sepanjang dinding cawan sembari menunggu air yang menyedot masuk ke dalam terowongan kedua, lalu kita melesat dan mencebur di kolam. Byuurrr!

“Twizter”. Source from here

 

  1. The Hairpin

Seluncuran ini berbentuk seperti tusuk konde dan terbuka. Kita perlu menaiki tangga setinggi 20 meter. Kali ini kita tidak perlu membawa tube sendiri karena tube yang digunakan di sini cukup berat dan akan dinaikkan otomatis menggunakan ban berjalan. Satu tube bisa diisi hingga 4 orang, tapi berdua saja juga bisa koq. Awalnya tube akan berputar melingkar lalu meluncur ke bawah sepanjang lintasan bergelombang sepanjang 117 meter dan berakhir di kolam air. Dibanding Aquatube dan Twizter, saya lumayan deg-degan di sini karena sensasinya seperti melesat terbang di udara lalu dihempas ke air selama beberapa kali. Overall, seru koq. Hanya saja, Mas Ry kewalahan karena di tube itu kami duduk berhadapan dan posisi saya saat itu menguntungkan karena saya menghadap ke depan sehingga saya bisa melihat “apa yang selanjutnya akan terjadi”, tapi dia? Harus pasrah karena posisinya membuat dia melihat ke arah belakang (tube berjalan mundur), hihi.

Read also:   Review MOOIMOM: Corset, Nursing Bra, Slimming Suit
The Hairpin. Ini foto sesaat setelah kami nyeburrr dari atas sana
  1. Speed Slide

Wahana ini memiliki seluncuran dengan kecepatan sangat tinggi di antara beberapa wahana lainnya. Bentuk seluncurannya lurus dan terbuka. Di sini kita tidak menggunakan tube (body sliding). Peluncur akan menukik cepat melewati lintasan dengan dua gelombang dan berakhir di trek lurus. Saya beberapa kali melewati wahana ini, sempat mampir, tapi belum juga siap mental. Bagi yang punya nyali, wahana ini cukup menantang karena kita akan meluncur dengan kecepatan 70 km/jam.

“Speed Slide”. Source from here
  1. The Whizzard

Seluncuran ini panjangnya 113 meter, berbentuk kembar dan sejajar, lintasannya berbentuk terowongan yang berbelok sekali lalu turun bergelombang dan berhenti di lintasan terbuka. Tingkat kecepatannya menengah. Di sini, peluncur menggunakan mat (matras) sebagai alat untuk meluncur. Mat-nya gratis ya bisa diambil dan dikembalikan ke tempat semula.

“Whizzard”. Source from here

Selain wahana-wahana yang seru dan mengasyikkan di atas, di Waterbom PIK juga terdapat beberapa permainan lainnya seperti Water Blazter, River Cruiser, dan Kayak. Oh ya, kalau 5 wahana yang saya bahas tadi tidak dikenakan biaya alias boleh main sepuasnya, tetapi ada juga permainan lainnya yang berbayar.

Saya dan Mas Ry hanya mencoba tiga wahana yaitu Aquatube, The Hairpin, dan Twizter. Saya maju-mundur ingin coba Speed Slide dan The Whizzard, saya seperti saya belum siap mental untuk mencobanya. Saat mental saya siap ingin mencoba, eeh hari sudah sore dan kami belum solat Ashar. Akhirnya kami bersegera mandi, berganti pakaian, dan solat. Di Waterbom ini ruang ganti dan kamar mandi cukup luas dan bersih. Hati-hati saja karena lantainya licin kalau basah. Yang saya sayangkan, mushola-nya itu jauuuh dari ruang ganti pakaian. Lokasinya di pojokan, antara wahana The Whizzard dan Aquatube. Musholanya kecil, dengan tempat wudhu terbuka dan campur antara laki-laki dan wanita.

Beruntung sekali cuaca hari itu cerah seharian sehingga kami bisa menikmati perjalanan dan permainan dengan puas. Halwa? Oh tentu saja si bayi 13 bulan itu kegirangan bermain air. Walaupun dia belum sepenuhnya paham dengan segala wahana yang ada, dia cukup bahagia bisa berlama-lama main air.

Gimana? Tertarik untuk coba main ke Waterbom PIK nggak? Secara ringkas, ini beberapa tips dari saya.

Tips:

  1. Tentukan waktu yang tepat. Kalau rekreasinya saat weekend, ya bersiap dengan kemacetan Jakarta. Tapi bisa disiasati dengan pergi lebih pagi sih. Lihat juga kondisi cuaca. Akan lebih asyik kalau cuaca cerah sehingga kita bisa puas menikmati permainan.
  2. Kalau kita pergi tanpa kendaraan pribadi, bawalah barang seefisien mungkin. Kalau tidak ya nanti akan kewalahan saat menyusun barang di loker, kecuali kalau mau sewa loker beberapa buah ya.
  3. Untuk masuk ke arena permainan, kita wajib menggunakan baju renang. Jadi, bawalah baju renang agar tak perlu sewa. Kalau mau sewa nggak apa-apa juga sih karena di sana kita bisa memilih baju renang yang modelnya kita sukai.
  4. Jangan membawa makanan ke dalam arena bermain atau habiskan makanan sebelum masuk ke arena. Kecuali untuk makanan bayi, petugas masih memberi sedikit kelonggaran.
  5. Larangan membawa makanan mungkin bertujuan agar kita membeli makanan di dalam arena ya. Tapi karena harga makanannya dijamin mahal, sebaiknya kita makan dulu sebelum bermain kalau mau berhemat. Perut kenyang sebelum bermain, hehe.
  6. Berhubung harga tiket masuk ke Waterbom PIK cukup mahal, jadi berburulah tiket murah. Bagaimana caranya? Kalau saya, beli tiket melalui BambiDeal.
Read also:   Pengalaman Melahirkan dengan "Gentle Birth" dan Minim Trauma

Apa itu BambiDeal?

BambiDeal adalah website daily deals yang menawarkan produk dan jasa dari toko offline dan online dengan harga spesial. Ada beberapa merchant yang bekerjasama dengan BambiDeal, termasuk merchant untuk kategori makanan, kecantikan, dan kegiatan.

Cara menggunakan BambiDeal

Untuk bisa mengakses BambiDeal, klik https://bambideal.id/ lalu kamu bisa melihat deal yang disediakan di website BambiDeal. Pilih merchant yang kamu inginkan lalu lakukan pembelian dan pembayaran dengan cara berikut ini:

1. Buat akun kamu di BambiDeal lalu login.

2. Klik penawaran yang diinginkan. Kalau ingin membeli langsung, klik “beli” atau klik “favorite (love)” kalau kamu ingin membelinya nanti.

3. Pilih lokasi dan quantity, lalu klik “Tambahkan ke Keranjang”.

 

4. Klik “checkout” apabila kamu ingin langsung membelinya.

5. Pilih metode pembayaran

Kalau saya kemarin pilih metode BD Wallet yaitu semacam dompet digital yang bisa digunakan untuk membayar pembelian deal di BambiDeal. Keuntungan jika menggunakan BD Wallet adalah kita tidak perlu melakukan konfirmasi lagi (instan konfirmasi) dan kita bisa langsung menggunakan voucher. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan double point yang bisa digunakan untuk pembayaran selanjutnya.Untuk mengisi BD Wallet, kita perlu melakukan top up melalui rekening Bank Mandiri atau BCA. Setelah kita melakukan top up, seharusnya saldo BD Wallet kita akan otomatis terisi, tetapi jika kita perlu segera menggunakan voucher dan saldo belum juga terisi, kita bisa melakukan konfirmasi. Pengalaman saya kemarin, saya memanfaatkan fitur “Live Chat” yang ada di pojok kanan bawah laman website BambiDeal untuk bisa langsung chat dengan customer service dan melakukan konfirmasi.Apabila metode pembelian kamu adalah transfer, harap melakukan konfirmasi setelah pembayaran, pembelian kamu tidak akan terproses apabila tidak melakukan konfirmasi.

6. Setelah melakukan pembayaran, voucher akan dikirim ke akun kamu, untuk metode transfer, voucher akan dikirim 1×24 jam (hari kerja) dimulai dari saat kamu melakukan konfirmasi.

           Nah voucher ini nanti kita unduh untuk mendapat barcode seperti di bawah ini:

 

Gimana, gampang kan buat dapetin tiket murah di BambiDeal? Kita bisa dapet voucher discount dari BambiDeal untuk merchant-merchant yang sudah bekerja sama dengan BambiDeal. Untuk bisa dapet info ter-uptodate, bisa follow juga instagram @bambideal.

Selamat berbelanja dan berlibur dengan budget hemat ya 🙂

 

 

Please follow and like me:

6 thoughts on “Rekreasi ke Waterbom PIK dengan Kupon Diskon BambiDeal