Tips Menulis Konten Reportase ala Blogger

Pernah nggak kamu merasa galau karena tulisan yang sudah kamu buat dengan sepenuh hati tapi nggak ada yang mampir mengunjungi blog kamu? Apalagi kalau tulisannya tentang reportase acara, boro-boro ye pada ninggalin komentar, dilirik pun enggak. Huhu. Miris.

Atau kamu termasuk mom blogger yang risau karena nggak pernah bisa dateng ke event kaya blogger-blogger kekinian lainnya? Merasa kurang mingled dengan sesama blogger ? Tossss. Sama tuh sama yang selalu merasa riweuh sama urusan anak sehingga nggak sempet posting update blogpost.

Nah kalau kamu punya ciri-ciri seperti yang saya bilang di atas, simak di sini ya saya mau bagiin ilmu dari acara yang saya ikuti kemarin. Saya merasa beruntung banget nih dapet kesempatan ikutan acara The Power of Content yang diadakan oleh IFB. Di sini saya nemu jawaban dari kegalauan saya menghadapi kendala dalam blogging.

“The Power of Content” Event

Acara The Power of Content yang diselenggarakan oleh Indonesian Female Blogger (IFB) bekerja sama dengan Indonesian Social Blogpeneur (ISB). Worth it banget buat saya ikutan acara yang diselenggarakan di Kanawa Coffee & Munch di kawasan Senopati pada Sabtu, 13 Mei 2017. Mungkin setelah lahiran 7 bulan lalu, ini adalah event blogger pertama yang saya datangi, tentunya saya datang dengan para “pengikut” (Mas Ry dan Baby Halwa).

Di event ini saya ketemu lagi dengan blogger kondang yang jadi host acaranya yaitu Mayo (Yonna Kairupan) pakar MUA yang kenalannya para selebritis itu loh, yang suka ngedandanin orang jadi kaya zombie, yang youtubers ngehits, yang juga adalah foundernya IFB. Udah pada tahu donk ya sama emak cakep satu ini. Saya ketemu pertama kali sama Mayo di acara Fun Blogging di Jakarta.

Read also:   "Story on A Plate": sajian yang sedap dipandang dan menarik konsumen

Selain Mayo, saya juga ketemu lagi sama dokter sekaligus beauty blogger kece yang kononnya punya pageviews lebih dari 6000 per hari. Amazing kaaann…. Dia adalah Mba Amanda Anandita, temen arisan backlinks saya. Pertama kali ketemu dia pas acara ID BlogHolic di Dilo Bogor.  Di sini Mba Amanda sharing bagaimana dia meniti karir pencapaian PV setinggi itu. Rahasianya adalah blog yang dia tulis fokus hanya di niche seputar kecantikan sehingga orang-orang yang googling tentang tips seputar make up, kosmetik, kecantikan bisa menemukan banyak ulasan dan info di blognya.

Nah, selain kedua blogger yang sudah saya kenal itu, saya kenalan juga sama blogger lucu yang lebih familiar disebut Nyonya Malas (hello kemana aja masa baru kenal sama newly mom satu ini siiih), dia adalah Emanuella Christianti (Ella). Mba Ella yang baru melahirkan bayi Gayatri 4 bulan lalu bercerita tentang rahasia ngeblogging dan memenangkan lomba blognya. Mau tau apa? Jawabannya: rajin-rajinlah kepo. Kekepoannya itu membuat dia jadi ingin tahu segala hal, mencari referensi dari berbagai sumber sehingga akhirnya membuahkan tulisan yang lengkap. Inspiratif kan mak?

Ini nih narasumber yang ditunggu-tunggu, blogger famous yang humble banget, nggak pelit bagi ilmu, yang sudah melanglangbuana kemana-mana, yang pokoknya mah kebangetan kalau nggak kenal sama teh Ani Berta. Ini kali kedua saya ketemu teh Ani, pertemuan pertama pas di Fun Blogging dia jadi pengisi acara juga. Kiprah teh Ani di dunia blogging diawali dari menjadi volunter content writer di Kementerian Pemberdayaan Perempuan. Pada akhirnya dari keikhlasan dan keuletannya, teh Ani bisa ngehits dan mendapat banyak berkah dari hobi ngeblognya. Yuk langsung simak ya siraman ilmu dari mastahnya di infografis di bawah ini.

Read also:   Arisan Backlinks: Iffahsari Musyrifah and the Fashion Stylish

 

Nah, dalam sesi tanya jawab, saya menanyakan kendala yang saya temui dalam membuat blogpost. Klasik sih kendalanya, hehe, yaitu soal waktu, teknis menulis, dan konsistensi menulis. Si NyonyaMalas menginspirasi saya dengan memberikan kuncinya yaitu membuat draft kapan saja, pun saat lagi nyusuin bayinya. Oleh karena itu dia yang abis lahiran sudah bisa aktif lagi nih update isi blognya. Kalau dia bisa, saya juga bisa donk ya harusnyaaa….

Mayo juga memberi ide nih kalau kita ingin break the limits atau selangkah lebih maju, kita harus punya niat kuat untuk berubah. Caranya?

  1. Lakukan hal yang impossible, yang menurut orang lain nggak mungkin ya kita kerjakan aja.
  2. Berikan timeline lalu lakukan evaluasi

Mayo ngasih contoh ketika dia bikin challenges #90daysMakeupChallenges. Ternyata si NyonyaMalas juga kemarin bikin challenges tentang 30 mitos pada bayi. Naah dari sini saya jadi terinspirasi mereka untuk bikin hastag sendiri yang tujuannya buat semangatin diri sendiri nih.

Kalau kalian sendiri, kira-kira kendala dalam blogging apa sih dan solusinya gimana? Boleh donk dishare yaaa…

Please follow and like me:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *