‘uPang’ Alat Sterilisasi Botol Susu Bayi dengan Sinar UV

Moms, apa saja sih yang perlu dipersiapkan untuk kelahiran buah hati?

Usia kehamilan saya saat ini memasuki minggu ke-19. Masa-masa sulit dan penuh drama di trimester pertama terlewati sudah. Bergabung bersama komunitas ibu hamil ternyata banyak memberi efek positif bagi saya yang baru pertama kali menjalani kehamilan karena banyak informasi, saran, dan support yang saya dapatkan. Suatu hari, komunitas bumil itu memperbincangkan topik tentang perlengkapan bayi baru lahir yang kurang lebihnya seperti ini:

sumber: http://www.fiffybaby.com/news_detail.php?id=31

Seorang teman malah ada yang membuat perincian untuk detil harga per item. Saya melihat grand totalnya sambil terbengong-bengong. UWOW! Tembus dua digit angka untuk total rupiah pembelian perlengkapan bayi. *lemes seketika*

Perlengkapan bayi yang wajib dimiliki oleh working moms

Dari sekian banyak list kebutuhan bayi, saya rasa perlengkapan pumping ASI dan sterilizer menjadi ‘alat tempur’ wajib bagi seorang working mom. Bagaimana tidak? Di tengah kesibukannya di kantor, working mom akan meluangkan waktunya untuk memompa ASI lalu meletakkannya ke dalam botol-botol kosong dan menyimpannya ke dalam lemari es. ASI perah (ASIP) di dalam botol tersebut akan menjadi hadiah bergizi untuk si kecil di rumah.

Kegiatan pumping ini perjuangan banget, katanya sih. Banyaknya botol yang diperlukan sekitar 8-12 botol per hari. Problemnya ada pada waktu untuk mencuci dan mensterilisasi botol-botol dan alat pumping tersebut yang takes time banget. Ketika badan sudah letih sepulang kerja, para working mom masih punya PR untuk mencuci tumpukan botol ASIP yang kotor lalu mensterilisasinya agar peralatan tersebut siap pakai keesokan harinya. Begitu terus dan berulang-ulang setiap harinya. Melelahkan sekali ya?

I will be a working mom and a ‘hygienic’ mom

Suami saya, Mas Ry, tentunya banyak kesulitan beradaptasi dengan saya di awal pernikahan kami, terutama dalam hal kebersihan. Akhirnya label ‘hygiene’ dia sematkan untuk saya. Tanyakan pada Mas Ry, mungkin sudah di luar kepalanya bahwa sebelum makan (di warung atau resto), sendok/garpu/pisau wajib dilap dengan tissue kering. Ketika membeli buah dan akan memakannya, buah harus dicuci bersih, kalau memungkinkan bilas dengan air matang/ hangat. Khusus untuk semangka/ melon/ pepaya dan buah-buahan yang tidak habis sekali waktu, sisa potongannya harus di-wrap dengan plastik sebelum masuk ke dalam kulkas. Usahakan tidak sharing sedotan atau gelas (yang terakhir ini sering dia protes, hehehe). Begitulah yang selalu terjadi.

Ketika nanti buah hati saya sudah lahir, tentunya saya akan menjaga ketat kesehatannya. Bukan sesuatu yang berlebihan kan? Asupan ASI eksklusif dan MPASI bergizi untuk bayi harus selalu diperhatikan. Usia bayi adalah usia rawan terkena penyakit karena kekebalan tubuhnya masih cukup ringkih.

Read also:   Keluhan Terjawab dengan 6 Fitur Terbaru di Aplikasi #NewMyBlueBird

Mungkin ada yang sudah tahu kalau angka kematian ibu dan anak di Indonesia masih menjadi PR besar untuk diturunkan? Menurut data SDKI tahun 2012, angka kematian bayi (28 hari – 59 bulan) di Indonesia sebesar 32 kematian per 1000 kelahiran hidup, sedangkan angka kematian balita (1 – 4 tahun) 40 kematian per 1000 kelahiran hidup. Hal ini perlu usaha keras untuk bisa mencapai target yang diharapkan.

review uPang uv sterilization waterless

Apakah moms tahu kalau diare masih menjadi momok penyebab kematian pertama (25,2%, data Riskesdas 2007) dari semua penyebab kematian balita di Indonesia? Salah satu penyebab diare adalah penularan kuman infeksius saat fase oral, yaitu fase ketika bayi senang sekali memasukkan tangan, mainan, dan apapun ke dalam mulutnya. Kuman masuk ke mulut melalui makanan, minuman, atau benda yang tercemar dengan tinja, misalnya jari-jari tangan, makanan yang wadah atau tempat makan minum yang dicuci dengan air tercemar. Oleh karena itu, sebagai orang tua, kita harus menjaga betul kebersihan makanan dan lingkungan anak kita terutama saat bayi mulai memasuki fase oral-nya. Hal inilah yang membuat saya berpikir bahwa mempunyai alat sterilizer adalah suatu keharusan.

Solusi yang efisien dan nyaman bagi working moms

Saat saya menghadiri acara Fun Blogging di kantor Blibli.com, kebetulan sekali ada demo peralatan bayi. Salah satunya adalah uPang Waterless UV Sterilizer. Saya sendiri sebenarnya kurang begitu tahu spek-spek alat sterilizer  yang aman dan recommended. Nah si uPang ini membeberkan inovasi teknologinya, silakan dicek di video berikut ini ya.

uPang adalah pioneer dan innovator pertama produk UV Sterilizer untuk sterilisasi botol dan peralatan bayi di dunia. Teknologi dari Korea ini telah memenangkan Korean Customer Preference 1st Brand Award (KCPBA) – prestasi yang sangat prestigious di consumer brand Korea selama tahun 2013 – 2016. uPang juga sudah memiliki sertifikasi dari tujuh badan kesehatan dunia, termasuk Food and Drugs Administration (FDA) dari Amerika Serikat.

uPang Waterless UV Sterilizer

 

KEUNGGULAN UPANG:

  • Hemat waktu

uPang mudah digunakan dan hemat waktu loh, moms. Botol-botol bayi atau ASIP hanya perlu dicuci biasa dengan sabun, dibilas, dan tiriskan. Setelah botol tidak basah kuyup atau agak kering, moms dapat langsung masukkan botol ke dalam uPang. Klik tombol ‘automatic’ dan biarkan uPang bekerja hingga tuntas, kita bisa meninggalkannya dan mengerjakan pekerjaan rumah lainnya. Praktis kan?

  • Hemat biaya

Selain hemat waktu, uPang juga hemat biaya hanya dengan menggunakan daya listrik 20-35 watt. Ini sangat berbeda jauh dengan steam sterilizer atau dish dryer yang biasanya memakan daya listrik antara 500-2000 watt. Jadi, kalau dihitung-hitung, penggunaan uPang tiga kali sehari selama sebulan biaya listriknya sekitar Rp. 10.000. Murah ya?

Read also:   5 Kiat Berdamai dengan Tanggal Tua

Dalam keadaan idle pun, uPang tidak menyedot listrik. Berbeda dengan peralatan elektronik lain yang biasanya tetap memakan listrik saat dalam keadaan mati atau standby (standby power atau vampire power).

  • Sterilisasi tanpa air

Metode sterilisasi uPang adalah waterless atau tidak pakai air sehingga uPang bisa digunakan untuk sterilisasi barang-barang yang sering digigit atau dimakan bayi, misalnya dot, gadget, kunci, dompet, remote control, mainan, dll. Kesemua barang itu bisa dimasukkan ke dalam uPang. Bahkan uPang juga bisa dipakai untuk sterilisasi peralatan make-up, peralatan makan, dan sikat gigi. Yang tidak boleh dimasukkan ke dalam uPang adalah benda berbahan latex, makanan/minuman, dan makhluk hidup ya moms.

  • Kapasitas uPang cukup besar

Oh ya, kapasitas uPang bisa menampung hingga 16 botol standar long neck, berbeda jauh kan dengan steam sterilizer yang kapasitas umumnya hanya 4-6 botol?

uPang Waterless UV Sterilizer

  • Tidak ada risiko melepuh

Kalau kita melakukan sterilisasi botol bayi dengan metode konvensional (merebus di air mendidih, menggunakan steam sterilizer, atau dish dryer), banyak risiko yang bisa terjadi seperti terseduh air panas, luka karena memegang botol panas, air tumpah berantakan, atau botol pecah karena panas dan terjatuh.

Di samping itu, kalau saya sendiri sih khawatir botol-botol plastik akan terekspos suhu panas dalam kurun waktu lama sehingga bahan kimia di botol plastik terurai dan meleleh. Sangat mungkin komponen yang terurai itu bisa ikut termakan/terminum oleh si bayi yang pada akhirnya dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang. Lebih baik kita waspada untuk mencegahnya kan, moms?

  • Membunuh 99,9% bakteri berbahaya

uPang akan mensterilisasi dengan cara menyinari botol dengan sinar ultraviolet untuk membunuh kuman dan bakteri berbahaya seperti E. Coli, Staphylococcus Aureus, Salmonella Typhimurium, dan Pseudomonas Aeruginosa. Hal ini sudah melalui uji coba dan test yang ketat dari tujuh badan kesehatan dunia.

  • Design khusus untuk ‘peace of mind’ orang tua

uPang mengontrol proses pengeringan di suhu 40 derajat Celcius agar suhu pengeringan tetap terjaga dan aman bagi bahan plastik. Tidak ada risiko botol menjadi crispy/ meleleh seperti yang terjadi pada sistem rebus air atau steam sterilizer.

Selain itu, kita juga tidak perlu takut anak-anak akan tersetrum jika bermain-main dengan uPang karena uPang otomatis akan mati jika pintunya dibuka.

CARA KERJA UPANG

Moms hanya perlu meletakkan benda yang akan disterilkan ke dalam uPang lalu menekan tombol ‘automatic’.

  • Tombol 1 untuk mengeringkan + UV sterilization + Ventilasi. Pengeringan dengan sinar infrared (suhu rendah) selama 30 menit dan otomatis dilanjutkan dengan sterilisasi dengan sinar ultraviolet selama 10 menit (tombol ini untuk benda-benda dalam kondisi setengah basah).
  • Tombol 2 hanya untuk UV sterilization + VentilasiSterilisasi dengan sinar ultraviolet saja selama 10 menit (tombol ini untuk benda-benda dalam kondisi kering)
  • Tombol 3 untuk Ventilasi, yaitu menukar udara dalam uPang.

 

Read also:   Indonesia Darurat Rokok, ke mana Saya Harus Mengadu?

CARA MERAWAT UPANG

Ternyata tidak ada perawatan khusus untuk uPang. Kalau terlihat kotor karena bekas tangan atau lainnya, uPang cukup dilap atau bisa juga dibersihkan dengan handuk basah.  Untuk efektifitas maksimal jika uPang sering digunakan, kita bisa mengganti 1 set lampu uPang (satu lampu infra-red dan dua lampu UV Philips) setiap tahunnya meskipun lampu-lampu di dalam uPang memiliki masa penggunaan selama 3 – 5 tahun.

Di belakang uPang ada filter udara yang -jika berdebu- bisa dicuci di air mengalir (air keran) . Menurut pengalaman penggunaan uPang di seluruh dunia, jarang sekali ada kerusakan pada uPang karena uPang tahan lama dan tidak rewel.

uPang Waterless UV Sterilizer

Dari review uPang Waterless UV Sterilizer di atas, sebagai working mom dan ‘hygienic’ mom, ibu mana yang nggak mupeng (muka pengen) untuk mempunyai si uPang ini…? Dengan segala keunggulannya, tentunya harga uPang juga sesuai dengan kualitas dan kapasitasnya. Berapa sih harga uPang ini? MAHAL! Hahahaha…! Tapi tunggu dulu, by the way silakan cek di sini ada promo pembelian uPang.

Saya sih tetap akan memasukkan uPang ke dalam wishlist saya dalam menyambut si buah hati. Oh ya, kabar baiknya, pembelian uPang bisa dicicil selama 6-12 bulan dengan cicilan 0% moms! *mata berbinar-binar, siap-siap ngerayu suami biar mau beliin, hehe*

Kalau saya boleh saran, toko online untuk perlengkapan bayi terlengkap bisa dicek di Blibli.com, moms. Khusus untuk uPang Waterless UV Sterilizer warna deep pink (yang elegan itu) baru di launching hanya di Blibli.com selama sebulan ini, loh. Tunggu apalagi, yuk moms, kita nabung-nabung buat beli si uPang yang multifungsi dan praktis ini.

 

 

Referensi:

file:///E:/BLOG/buletin-diare.pdf

Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2012

Riset Kesehatan Dasar 2007

Please follow and like me:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *