Browsed by
Category: Life Story

Lima Alasan Kenapa Saya Beralih ke Mesin Cuci 1 Tabung

Lima Alasan Kenapa Saya Beralih ke Mesin Cuci 1 Tabung

“Kak, mau rekomendasi merk mesin cuci donk”, chat salah satu temanku yang sedang sibuk mencari aneka perabot rumah tangga untuk mengisi rumah hunian barunya. “Wah apa ya, aku pakainya yang 2 tabung nih sis (sambil menyodorikan merk mesin cuci 2 tabung yang super awet aku pakai sejak awal menikah 6th lalu). “Oh No, Kak! Aku lagi nyari mesin cuci otomatis yang satu tabung supaya lebih memudahkan hidupku, wkwkw”, seloroh temanku yang baru saja menjadi a new mom beberapa waktu lalu.

5 Cara Berterima Kasih kepada si Mbak ART

5 Cara Berterima Kasih kepada si Mbak ART

Drama Emak-emak   “ART ku nggak balik lagi setelah lebaran” “Kalau ada info ART kasihtau aku donk, mbakku pulang kampung tapi nggak balik lagi”   Habis lebaran, terbitlah duka emak-emak  yang ditinggal pergi ART (Asisten Rumah Tangga). Fenomena ini hampir selalu menghiasi kehidupan sebagian emak yang demanding banget sama ART. ART itu kalau memang jodoh pastilah akan bertemu. Tapi terkadang juga ART mirip jaelangkung yang datang tak diundang, pulang tak diantar (kemudian kabur tak kembali selamanya). Begitulah balada emak-emak.

Mau Ngapain Setelah RESIGN? Do What You Love!

Mau Ngapain Setelah RESIGN? Do What You Love!

Officially, sebulan lalu saya resmi resign. Ini adalah keputusan berat yang penuh pertimbangan. Sebenarnya keinginan resign ini sudah mencuat sejak dua tahun lalu saat Halwa baru lahir. Tapi berhubung saya memiliki support system yang bagus, saya urung berhenti kerja saat itu.   Saya mengawali pekerjaan saya sebagai asisten profesor di salah satu kampus terkemuka, dengan title terakhir saya adalah ‘peneliti’. Pekerjaan yang asyik dan menantang. Asyik karena in line dengan background saya, yaitu kesehatan. Menantang because there’s so many things yang saya…

Read More Read More

Mau Sekolah ke Luar Negeri? Baca Kisah Inspiratif Neng Koala

Mau Sekolah ke Luar Negeri? Baca Kisah Inspiratif Neng Koala

“Kenapa harus di luar negeri, sih? Di Indonesia banyak koq perguruan tinggi yang bagus” “Emang kamu mau ngapain, ngoyo banget mau sekolah ke luar negeri?” “Udah lah kamu cewek, ngga perlu sekolah tinggi-tinggi, nanti cowok pada minder deketin kamu, susah dapet jodoh loh” Saya hanya bisa menghela napas panjang sambil terus meyakinkan diri “Memangnya nggak boleh ya kalau saya punya cita-cita sekolah di luar negeri?” Kalau pertanyaan semacam itu datang dari orang tak dikenal, I don’t care very much. Payahnya,…

Read More Read More

Nak, Selalu Ada Cinta dalam Untaian Doa Untukmu

Nak, Selalu Ada Cinta dalam Untaian Doa Untukmu

Saya bekerja di salah satu pusat riset di kampus. Usai cuti melahirkan dan saya harus kembali ke rutinitas pekerjaan, hari pertama masuk kerja Halwa dititipkan di daycare. Jangan tanya bagaimana perasaan saya waktu ninggalin dia di sana ya, campur aduk dan baper banget! Saat saya masuk kantor dan berjumpa dengan Bapak-Ibu Profesor dan teman-teman, mereka menanyakan di mana anak saya. Saya jawab  “daycare”. Tahu apa respon mereka? Mereka kompak menasehati saya agar jangan titip Halwa di daycare, kalau memang saya…

Read More Read More

Resolusi 2018: Ingin Menjejakkan Kaki ke Benua Eropa

Resolusi 2018: Ingin Menjejakkan Kaki ke Benua Eropa

Akhir November kemarin saya mendapati satu email dari nama yang nggak asing buat saya, Ms. Willems. Saat saya baca emailnya, ternyata beliau “mengundang” saya untuk datang ke Program Short Course di Negeri Kincir Angin. Memang sudah menjadi impian saya untuk bisa menjejakkan kaki di Benua Eropa, khususnya untuk bersekolah di sana. Bahkan hal itu sudah menjadi resolusi saya dari tahun 2016 hingga sekarang. Namun, impian untuk mengambil studi master harus tertunda sementara waktu karena dalam perjalanan menuju impian saya itu,…

Read More Read More

Sabtu Kelabu: Tentang Kehilangan

Sabtu Kelabu: Tentang Kehilangan

Memasuki bulan Desember kali ini, saya excited menjelang liburan panjang di akhir tahun. Tiket kereta sudah ada di tangan. Kami sekeluarga berencana pulang kampung ke sebuah kota kecil di Jawa Tengah, Kebumen. Sudah hampir setengah tahun saya tidak pulang ke kota kelahiran. Rencananya kami –saya, suami, dan baby Halwa– akan berlibur dari sebelum Natal hingga selesai Tahun Baru. Jumat pagi, saya dan suami (Mas Ry) berjalan-jalan pagi bersama Halwa. Sudah menjadi kebiasaan kami saat libur untuk menyempatkan jalan-jalan di sekitar…

Read More Read More

Rekreasi ke Waterbom PIK dengan Kupon Diskon BambiDeal

Rekreasi ke Waterbom PIK dengan Kupon Diskon BambiDeal

Menjelang weekend minggu lalu, saya ingin mengajak Halwa berenang. Biasanya kami berenang di waterpark dekat rumah yang HTM-nya 35.000 saat weekend. Kali itu saya ingin sekalian ajak Halwa jalan-jalan yang agak jauhan tapi tetap dengan harga murah. Hehe. Passss banget buka BambiDeal, ada diskon tiket masuk ke Waterbom Pondok Indah Kapuk (PIK) dari harga Rp 270.000 menjadi Rp 85.000. Wow banget kan? Kapan lagi dapat diskonan 69%. Setelah diskusi dengan Mas Ry, akhirnya kami putuskan untuk rekreasi ke Waterbom PIK.

The Best Gift is Love

The Best Gift is Love

Seseorang pernah berkata pada saya enam tahun lalu, “Kalau nggak mau kecewa dan sakit hati, jangan jatuh cinta dulu karena wanita lebih rentan patah hati”. Jawaban itu keluar dari seorang kakak, di hari pernikahannya, saat saya bertanya bagaimana akhirnya dia memilih laki-laki sebagai pendampingnya. Dalam hati saya salut, sambil membatin “Bagaimana bisa ya menikah tanpa jatuh cinta. Dia bisa, tapi saya belum tentu bisa seperti dia. Kondisi ini tidak berlaku untuk semua orang”. Dua tahun yang lalu…. Mei 2015. Sepulang…

Read More Read More

Secangkir Teh dalam Pernikahan

Secangkir Teh dalam Pernikahan

Menikmati suguhan teh manis hangat sudah menjadi tradisi masyarakat di Indonesia. Fenomena ini pun akhirnya mendarah-daging di keluarga saya. Entah apakah ini suatu tradisi, tetapi membuatkan secangkir teh untuk suami di pagi hari laiknya suatu kewajiban. Pernikahan saya baru genap setahun. Saya bukan tipe yang rajin menyuguhkan teh di pagi hari, tidak seperti ibu saya atau ibu-ibu kebanyakan di daerah saya, Jawa Tengah. Gimana mau menyuguhkan teh kalau saya saja sering bangun lebih siang daripada suami, bahkan seringkali saya masih terlelap…

Read More Read More