Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/eskaning/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
eskaningrum, Author at e s k a n i n g r u m - Page 14 of 15

Browsed by
Author: eskaningrum

Saya Eska. Di blog ini saya menulis segala sesuatu yang saya sukai, baik pengalaman, cerita ringan, atau opini. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, semoga bermanfaat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kontak ke eskaning.arum@gmail.com
Sibling Rivalry: Kejutan Bagi si Nomor Satu

Sibling Rivalry: Kejutan Bagi si Nomor Satu

Merujuk pada Buku Just Tell Me What to Say yang ditulis oleh Betsy Brown Braun (yang sebenarnya saya sendiri belum pernah membacanya, hanya sekilas membaca tulisan milik Ika Kartika Amila dalam tugas tesis terjemahan beranotasi buku Just Tell Me What to Say): For the first two years of yout firstborn’s life, she was the center of your world. Whatever she wanted, she pretty much got it, right then and there. No one else was there with needs to be met. Then…

Read More Read More

NKRI Harga Mati, NKRI Tempat Kembali

NKRI Harga Mati, NKRI Tempat Kembali

Katanya, Kami Bagian NKRI Juli, 2013 beberapa hari menjelang Ramadhan “Di Jakarta mereka bangun gedung-gedung pencakar langit, rencana adakan bus-bus bertingkat, kami di sini tidak minta apa-apa…. kami tidak menuntut kemewahan agar menjadi seperti saudara-saudara kami di Jakarta! Tapi minimal beri kami sesuatu yang layak!” “…. Tolong sampaikan ke para pimpinan di pusat tentang kondisi kami di sini. Tolong beri yang layak… Indonesia itu bukan hanya Jakarta!” DEG! Saya terpukul mendengar pernyataan menggebu-gebu dari seorang pejabat pemerintah daerah di sebuah…

Read More Read More

Menulis itu Disempatkan, Bukan Menunggu Kesempatan!

Menulis itu Disempatkan, Bukan Menunggu Kesempatan!

Sekarang pukul 23.05 WIB saat saya mulai menulis. Sudah lama sekali saya ingin ketak ketuk keyboard leptop saya untuk sekadar menulis di blog saya ini. Saya mah terlalu sering bilang “ingin” dan “akan” tapi tidak konkret untuk satu hal ini. Sampai pada akhirnya saya berkesempatan kopdar dengan member KEB yang kemudian menggugah minat saya untuk kembali mengurai isi pikiran dalam media elektronik ini. (Kisah pertemuan dengan member KEB di acara Srikandi Blogger 2014 ini insyaAllah akan saya tuliskan di lain…

Read More Read More

Pergi dalam Diam

Pergi dalam Diam

….waktu kecil dulu, orang-orang dewasa  -yang (merasa) lebih tau tentang baik buruk buat kita- sering membuat keputusan atas sesuatu untuk kita. Ternyata setelah dewasapun kita sering juga mengalaminya. Fait accompli – orang Perancis bilang. Sesuatu sudah diputuskan untuk kita tanpa kita dimintai pertimbangan. Kadang jadi sakit hati yaa. Tapi (karena kita sudah dewasa) tentu kita harus bisa membujuk hati kita, bahwa itu semata-mata untuk kebaikan kita. Nggak usah pakai suudzon, apalagi kalau dengan suudzon itu kita justru akan bertambah sedih….

Read More Read More

Cerita Tukang Ojek (Part 3): Saya mau qurban buat bapak saya

Cerita Tukang Ojek (Part 3): Saya mau qurban buat bapak saya

Pukul 00.31 Antara Gondangdia dan Pasar Senen (cerita perjalanan petang tadi) Saya: “Pasar Senen ya, ada helm-nya nggak Pak?”  Ojek: “Iya, ada banyak”Tukang ojek menyahut sambil mengarahkan saya ke motornya. Ojek:”Alhamdulillah” katanya lagi sambil mematikan puntung rokok di tangannya. Saya:”Eh kenapa Pak?” tanya saya iseng, agak heran dengan ucapan syukurnya yang diiringi gerakannya mematikan rokok. Ojek:”Saya seneng aja. Bersyukur gitu. Dapet rejeki lagi” lanjut abang ojek. Saya tidak fokus dengan jawaban bapak itu. Saya lebih tertarik untuk mengomentari rokoknya. Sambil…

Read More Read More

Cerita Tukang Ojek (Part 2): Helm itu penting, wahai abang ojek!

Cerita Tukang Ojek (Part 2): Helm itu penting, wahai abang ojek!

Pukul 22.32 di kereta Sawunggalih. Banyak perubahan terjadi di perusahaan KAI. Mulai dari stasiun yang sudah tampak tertata rapi, kepedulian terhadap kebersihan yang sudah mulai ditingkatkan, serta kondisi kereta yang lebih nyaman. Kereta kelas bisnis yang saya naiki ini ada sambungan listriknya sehingga tidak perlu khawatir hp atau laptop kehabisan baterai. Semoga di kemudian hari setiap kereta dilengkapi dengan meja makan/meja kerja sehingga saya bisa nyaman menggunakan leptop seperti di kereta kelas eksekutif.  Malam ini, kebetulan saya bisa satu bangku…

Read More Read More

Cerita Tukang Ojek (Part 1): Bersyukur

Cerita Tukang Ojek (Part 1): Bersyukur

Pukul 19.16 WIB di Peron Stasiun Pasar Senen Saya tiba di stasiun jauh-jauh lebih awal dari jam keberangkatan kereta. Sembari menunggu kereta Sawunggalih datang, saya membuka laptop untuk menulis. Pikir saya, mumpung baterai laptop masih full dan suasana kondusif untuk bisa mengetik. Biasanya saya tiba di stasiun atau bandara dalam jangka waktu yang sangat mepet dari jam keberangkatan kereta/pesawat. Ternyata hari ini bisa juga saya datang awal bahkan hampir 1.5 jam lebih awal, baru kali ini loh… Saya ingin bercerita…

Read More Read More

Friendzone

Friendzone

Obrolan suatu malam….. (dengan sedikit gubahan alur dan isi percakapan) Suatu malam di sebuah tempat bernama Warung Mie Ayam, saya dengan seorang teman laki-laki yang saya kenal hampir 13 tahun lalu. Masih dengan gaya khasnya yang santai, cuek, analis, dan kritis, dia berhasil “menampar” saya dengan kalimat-kalimatnya malam itu. Kami memang sedikit berdebat seperti biasanya, tetapi kali ini saya menjadi objek utamanya.    “Kalau kamu nggak nikah sama X (menyebutkan nama seseorang), masing-masing pasangan kalian pasti kasihan” selorohnya dengan frontal…

Read More Read More

Ketika Angka 0.5 itu Sangat Berarti

Ketika Angka 0.5 itu Sangat Berarti

Hari Kamis selalu menjadi hari yang saya nanti-nantikan karena loper koran akan membawakan majalah BOBO untuk saya. Loper koran selalu datang setiap hari untuk mengantar Harian Suara Merdeka, tetapi hanya di Hari Kamis, dengan suka cita saya akan menyambut loper koran. Saya masih ingat betul, majalah ber-tagline “BOBO Teman Bermain dan Belajar” selalu saya buka dari sampul belakang. Di bagian akhir ada Cerita dari Negeri Dongeng “Oky dan Nirmala”. Oky adalah kurcaci berbaju hijau tua. Saya heran kenapa Oky tidak…

Read More Read More