LIBURAN KE HAINAN: BACKPACKER atau TOUR?

Ketika membicarakan Hainan hal pertama yang saya ingat adalah Nasi Ayam Hainan, yaitu nasi gurih yang dimasaknya pakai minyak ayam, kaldu ayam, jahe, dan daun pandan (yang bahkan sampai detik ini saya belum pernah mencicipinya, cuma denger namanya saja. Duh kenapa mendadak jadi laper, hehe).

 

Ternyata Hainan ini merupakan nama suatu tempat. Nah, kamu tau nggak nih dimanakah Hainan itu berada?

 

Hainan adalah salah satu bagian negara China. Provinsi Hainan letaknya paling selatan dan berbatasan langsung dengan Vietnam. Lihat peta ini deh.

map hainan

 

Hainan ini notabenenya merupakan tempat pembuangan tahanan politik dan lokasinya terisolasi dari dunia luar selama ratusan tahun lamanya. Ya bisa dimaklumi sih, wong pulaunya juga kayanya terpencil gitu ya. Tapi, justru di tahun 2008 Pemerintah China menetapkan Hainan sebagai pulau pariwisata internasional. Siapa yang menyangka, dari yang dulunya tempat terkucilkan sekarang malah jadi salah satu destinasi wisata yang digandrungi para turis dari berbagai negara.

 

Adalah saya, yang begitu baca informasi tentang Hainan pun akhirnya ingin ikutan berkunjung ke salah satu paradise-nya China itu. Why?

 

 

WHY HAINAN?

 

Kalau ditanya kenapa sih pilihan destinasi liburan ke Hainan? Hem, alasannya bukan karena saya latah ingin ikutan para turis itu loh ya, haha. Nih saya kasih list kenapa saya ingin liburan ke Hainan (barangkali kamu juga jadi tertarik kan):

 

  1. Hainan sudah bebas visa bagi turis Indonesia

Per tanggal 1 Mei 2018 pemegang paspor Indonesia sudah bebas visa berkunjung ke Hainan selama maksimal 30 hari. Sebenernya nggak hanya Indonesia, melainkan total 59 negara di dunia yang dapet keistimewaan itu. Ini khusus Hainan saja ya, kalau mau ke Beijing, Shanghai, dll tetep saja kudu siapin visa.

 

  1. Cuaca di Hainan sangat bersahabat

Nah, sebagai family travel blogger (wanna be), ini penting banget buat saya menentukan destinasi wisata yang kids-friendly. Apalagi anak saya belum genap usianya 2,5 tahun dan terbiasa tinggal di iklim wilayah tropis. Saya prefer pergi ke negara yang iklimnya nggak begitu ekstrem (sebenernya ini tergantung juga kapan kita perginya sih).

 

Hainan ini paling berbeda di antara wilayah China lainnya karena Hainan nggak punya empat musim seperti Beijing, Shanghai, Macau, ataupun Hong Kong. Yups, Hainan adalah satu-satunya pulau tropis di wilayah China yang punya dua musim: kemarau dan penghujan.

 

Saat musim dingin, suhu di Hainan nggak terlalu ekstrem, sekitar 19-25 derajat Celcius. Musim panas di Hainan memang terasa lebih hangat, tetapi tetap nyaman dengan suhu 24-35 derajat Celcius.

 

Kalau mau liburan ke Hainan, mungkin sebaiknya di musim semi sekitar bulan Mei – Juni karena cuaca di sana sejuk, nggak terlalu panas, dan sesekali turun hujan.

 

 

  1. Secara geografis kondisi alam Hainan tidak berbeda jauh dengan Indonesia

Kondisi alam di Hainan mirip seperti alam nusantara. Selain pantai, ada juga pegunungan dan pedesaan. Sebagai penyuka pantai, saya excited banget untuk mengeksplor keindahan alam pantai-pantai di Hainan yang kabarnya masyaAllah cantiiik-cantiiik.

Kamu tahu kenapa Hainan disebut-sebut sebagai “Hawaii-nya China”? Karena di sana ada pantai yang katanya miriiip banget sama Hawaii. Duh, beneran nggak sabar nih saya pengen melancong ke sana.

 

 

yalong beach
Yalong beach di Hainan (source: pinterest)

 

 

  1. Banyak muslim di Hainan

 

Btw, ternyata Islam pernah menggariskan sejarah di Hainan lho. Ini bisa dilihat dengan keberadaan Masjid Ancient Sanya yang berdiri sejak 700 tahun yang lalu. Di luaran kota Sanya, ada juga desa muslim etnis Hui yang lokasinya paling ujung selatan Tiongkok. Desa etnis Hui memiliki bangunan-bangunan yang bergaya khas Islam.

 

 

sanya south mosque
Sanya South Mosque (source: pinterest)

 

Di sepanjang pantai ujung selatan Pulau Hainan banyak terekam jejak-jejak kegiatan kaum muslim. Dulu saat masa Dinasti Tang, Hainan ini merupakan lalu lintas jalan sutra yang sering dilalui para pedagang muslim.

 

 

  1. Kuliner lezat

Liburan ke Hainan nggak lengkap kalau belum mencicipi kuliner lokal. Saya pingin banget nih icip-icip nasi ayam Hainan yang merupakan masakan lokal Wenchang, kota di Provinsi Hainan. Katanya sih rasanya familiar banget buat lidah orang Indonesia.

Selain itu, Hainan juga dikenal dengan seafoodnya yang identik mouth-watering, terutama lobsternya. Kebetulan juga nih keluarga kecil saya hobi banget makan seafood. Masakan istimewa lainnya di Hainan adalah bebek Jiaji dan abalone.

 

hainan cullinary
Kuliner di Hainan (source: HIS Travel)

 

 

 

  1. Lokasi wisata

Selain pantai yang selalu ramai dikunjungi para turis, masih banyak lagi objek wisata lain di Hainan seperti desa nelayan, taman di puncak bukit Semenanjung Luhuitou, dan Taman Kawah Gunung Berapi (Volcanic Crater Park).

 

Pulau Monyet Nanwan adalah satu-satunya pulau di dunia khusus untuk para kera. Di dekat pulau itu ada Sea Turtles 911 yang merupakan rumah sakit khusus penyu laut. Di sana ada juga Xinglong Tropical Botanical Gardens yang merupakan habitat bagi lebih dari 1.200 spesies tanaman, termasuk kopi, lada, cokelat, dan durian.

 

Hainan punya satu wilayah yang dinamakan Desa Bali, yaitu wilayah yang kental dengan nuansa Bali dan mayoritas penduduknya merupakan warga Tionghoa asal Indonesia. Arsitektur bangunan di Desa Bali pun sengaja dibuat seperti di Bali Indonesia. Unik ya?

 

 

LIBURAN KE HAINAN, Backpack vs Tour?

Sebenarnya saya tipikal orang yang semangat banget buat hunting tiket murah, cari akomodasi yang murah tapi nggak murahan, nyusun itinerary sesuka hati. Ya meskipun setelah berkeluarga belum pernah sih pergi ke luar negeri bareng  suami dan anak.

 

Kenapa nggak pake tour saja? Hemm, karena menurut saya pergi backpackeran itu lebih fleksibel dalam menentukan destinasi, itinerary, dan biaya dibanding pergi dengan agen travel. Kalau pake tour gitu, kita mau nggak mau ya mesti mengikuti itinerary yang sudah dibuat. Tapi enaknya sih kita jadi nggak perlu repot mikirin lagi semuanya. Tau beres saja deh.

 

Nah, berhubung kita lagi ngomongin Hainan nih, ternyata kalau dihitung-hitung dari segi biayanya emang lebih baik pake tour karena total pengeluarannya jauh lebih murah dibanding kalau kita pergi sendiri.

 

Lho koq bisa begitu?

 

 

Paket Tour ke Hainan lebih Murah dibanding Backpacker

 

Okay saya kasih tau sedikit info ya, Hainan tour saat ini dikuasai oleh konsorsium Hainan yang bekerjasama dengan travel-travel agen di Indonesia. Selama ini, flight Jakarta – Haikou  dengan penerbangan carter dilayani oleh 2 airlines yaitu Lion Air dan Sriwijaya Air. Penerbangan ini disubsidi oleh pemerintah pusat China demi menjalankan program ‘’one belt one road”.

 

Kenapa nggak pakai maskapai lain saja sih, misalnya maskapai China Southern atau Air China saja? Alasannya karena biayanya mahal.

 

Jadi, bisa dipahami kenapa paket tour ke Hainan lebih murah karena ada subsidi dari pemerintah China. FYI, China ini sedang dalam rangka mempererat hubungan dengan negara ASEAN di sektor pariwisatanya, jadi mereka gencar mempromosikan pariwisata China agar banyak turis berkunjung ke negara Tirai Bambu tersebut, khususnya pariwisata Hainan ini.

 

desa bali
Desa Bali di Hainan (source: HIS Travel)

 

Makanya, nggak heran kan kalau paket tour ke Hainan yang dijual murah banget, hanya sekitar 5 juta untuk 4D3N (4 hari 3 malam) atau 5,5 juta untuk 5D4N (5 hari 4 malam).

 

Kalau kita mau pergi sendiri tanpa melalui Hainan tour, biaya flight pulang pergi nyaris 12 jutaan. Jatohnya emang jadi lebih mahal dan mendingan pake tour ya?

 

Pengalaman orang yang sudah ke Hainan dengan tour

Sebelum melangkah lebih jauh, baca yuk testimoni orang lokal yang udah ke Hainan.

 

“Barusan pulang dari sana. Pke tour all in 4jt. Hotel bintang 4 dan 5. Tp banyak tour ke factory outlet, ke tempat wisatanya bentar2. Maklum yah subsidian jd banyak titipan.”

 

“Tapi ikut tur juga dr toko ke toko doang kebanyakan itinnya

 

Paket tour start ada yg 4 hari – 7 hari. Harga mulai dari 3.5jt ++ – 5.5jt ++ tergantung kondisinya yg berapa hari. Kalau menurut saya idealnya yg tour 5 hari krn nga terlalu padat / dan nga terlalu senggang.

 

Berdasarkan informasi yang saya dapat, kalau ikut paket tour ke Hainan akan banyak kunjungan ke toko-toko. Bagi sebagian turis, kunjungan ini dirasa kurang menyenangkan atau kurang bermanfaat. Tapi hal ini diwajibkan. Why?

 

Begini gambarannya ya, kalau kita pergi sendiri tanpa tour, harga maskapai full service (return) dengan bagasi + makan ada di angka 12 jutaan. Rata-rata transit 7-8 jam atau lebih. Sedangkan kalau kita menggunakan tour Hainan yang all in sekitar 3-5 jutaan. Kenapa murah? Karena ada subsidi dari pemerintah China. Jadi, sebagai imbal baliknya, kita punya kewajiban untuk berkunjung ke toko-toko milik pemerintah. Siapa yang mewajibkan? Nah saya nggak tahu deh soal itu.

 

Bisa dimaklumi deh ya kalau nanti kamu ikut tour dan di itinerary nya ada beberapa jadwal kunjungan ke toko – toko. Nggak harus beli sesuatu dari sana koq, Cuma wajib berkunjung saja ke tokonya (nggak bisa kabur dari jadwal yang ada). Ya anggap saja untuk nambah wawasan kamu. Tapi nih, saya dengar malah kalau di toko Bamboo Charcoal Shoping tuh rata-rata turis Indonesia malah pada borong loh. Lain cerita kalau kunjungannya ke toko obat, belanja obat tergantung banget dari fanatisme masing-masing orang apakah prefer western medicine atau Chinese medicine.

 

TIPS Memilih Paket Tour ke Hainan

 

  1. Pilih yang sudah kredible

Menurut saya ini penting banget ya guys. Jangan termakan rayuan travel yang menawarkan paket tour China murah tapi travelnya sendiri kurang terpercaya. Yang ada nanti kamu malah ditelantarin sama travel agent-nya. Sedih kan niat mau berlibur malah jadinya semacam terdampar di negeri orang.

 

Salah satu Paket Tour China yang menawarkan Hainan tour adalah HIS Travel. Coba deh kamu kepoin webnya buat tau segala informasi yang ingin kamu tau sebelum kamu memutuskan liburan ke Hainan.

 

  1. Baca review pengguna jasa travel

Informasi seperti ini bisa kamu googling dengan mudah ya guys. Kaya misalnya Hainan tour yang saya sebutkan tadi yaitu HIS, coba brows deh buat tau review dari orang-orang yang sudah pernah pergi liburan ke Hainan dengan HIS Travel.

 

his travel
HIS Travel review

 

Kalau dari gambar itu, HIS Travel punya rating 4,3 dari 5 Star dan diulas oleh 50 orang. Ini menunjukkan reviewnya sudah lumayan ya, apalagi hampir semua pengguna jasa HIS Travel memberi rate 5 star untuk HIS ini.

 

his travel
HIS Travel review

 

  

  1. Ambil pelajaran dari pengalaman orang

Saya pernah denger cerita orang yang dia sampai trauma nggak mau berkunjung ke Hainan gara-gara dia salah pilih agen travel. Ceritanya, dia pilih tour budget dan local guidenya “nakal” alias rese dengan memaksakan para turis untuk mengambil optional tour yang berbayar. Padahal, optional tour itu kan pilihan masing-masing orang, bersedia ikutan atau enggak. Kalau mau ikut, ya ada biaya tambahan. Nah, ceritanya si local guide-nya itu marah-marah karena banyak turis yang nggak mau ikut optional tour. Padahal seharusnya nggak begitu kan ya.

 

  1. Jadilah traveller yang cerdas

Ini penting banget ya guys, entah kamu mau backpackeran atau pake tour agent. Jangan pernah termakan bujuk rayu orang asing yang menawarkan ini itu. Kalau memang nggak berminat membeli, misalnya saja kamu ditawari batu giok, ya jangan disentuh/ dicoba.

 

Kalau misalnya tour guide-nya rese, kamu ngotot dan ngeyel aja selama kamu bener. Jangan mau dikelabuhi yang berujung kamu keluar duit banyak untuk hal yang sia-sia deh pokoknya. Kudu berani dan tegas ya!

 

Oh ya, kalau kamu mau pakai jasa tour, pelajari itinerary dan juga paket yang akan kamu pilih ya. Harga bervariasi tergantung dari akomodasi yang mau digunakan (misalnya hotel berbintang sekian), lamanya hari traveling, dan kapan kamu akan berangkat.

 

Kalau saya pribadi sih merekomendasikan HIS Travel buat menemani perjalanan kamu ke Hainan dengan aman dan lancar. Coba deh kamu pelajari paket – paket yang ditawarkan. Penerbangan ke Hainan dari HIS cukup sering, hampir setiap minggunya ada flight ke sana.

 

Okay, saya rasa cukup sekian pembahasan soal Hainan ini ya. Semoga bermanfaat buat kamu. Berani ke Hainan???

 

 

 

 

 

 

Please follow and like me:
error

6 thoughts on “LIBURAN KE HAINAN: BACKPACKER atau TOUR?

  1. Jujur belum berani sih mba hehe.. entah kenapa aku dan suami belum memasukan hainan ini ke dalam wish list destinasi liburan kami hehe.. selain kendala bahasa juga makanannya sih.. tapi boleh juga aku info tulisan mba eska ini ke suami.. siapa tahu paksu jadi tertarik.. lumayan aku sih ikuta aja hihi

  2. Seruuu banget ya ke Hainan, banyak destinasi bagus di sana.. Nah, iya kalo ke sana emang pake tour aja.. Tour yang terpercaya pastinya. Lebih murah dan gak pake ribet ya mba.. Semoga kita bisa sampe ke Hainan yaaa.. Aamiin..

  3. Oh Hainan berarti sama ya kayak di Indonesia hanya ada dua musim saja. Dan negara ini kayaknya nyaman sekali untuk menjadi salah satu negara tujuan ya mba. Plus mudah ditemukan masjid masjid dimana-mana. Makasih referensinya, mba 🙂

  4. Aku pun baru tau tentang Kota Hainan ini. Indah sekali ya. Apalagi kulinernya, dan di sini banyak penduduk muslim. Insya Allah banyak makanan halal ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.