Ini 4 Cara Memilih Kosmetik Halal

Kenapa harus memilih kosmetik halal?

Ternyata bukan hanya makanan saja yang perlu disertifikasi kehalalannya loh, kosmetik pun  perlu mendapat sertifikasi sebagai kosmetik halal. Sertifikat kosmetik halal ini penting untuk memastikan tubuh tidak terkontaminasi bahan-bahan yang diharamkan menurut agama Islam. Walaupun kosmetik halal bukan sesuatu yang dimakan dan masuk ke dalam tubuh, kita tetap harus cermat memperhatikan jangan sampai kita menggunakan produk kosmetik yang berbahan najis karena ketentuan hukum Islam sendiri sudah jelas bahwa ada aspek halal, haram, dan najis. Kalau ada najis yang menempel di tubuh kita, otomatis itu akan berdampak pada keabsahan ibadah seorang Muslim. Persyaratan dalam  solat, misalnya, menyebutkan bahwa seorang Muslim harus suci badan, pakaian, dan tempat dari najis.

Ketentuan tentang kosmetik halal dan bebas dari najis ternyata sudah diatur dalam Undang-undang (UU) No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). Salah satu tujuan JPH yaitu memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat dalam mengonsumsi dan menggunakan produk. Nah, yang dimaksud “produk” di sini salah satunya adalah kosmetik. Jadi sudah jelas ya kenapa kita harus memilih produk kosmetik halal.

Cara memilih kosmetik halal

Sekarang ini produk kosmetik berlabel kosmetik halal sudah semakin banyak. Hal ini juga seiring dengan banyaknya perusahaan kosmetik bersertifikasi halal yang berkembang dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Sebagai konsumen, kita juga harus semakin cerdas dan aware memilih produk kosmetik halal dan aman, bagaimana caranya? Yuk simak beberapa tips berikut ini:

1. Kosmetik halal bisa dilihat dari label halal pada kemasan

Cara paling gampang untuk melihat halal atau tidaknya suatu produk adalah dengan melihat adanya label halal di kemasan produk tersebut. Di Indonesia, lembaga yang berhak mengeluarkan sertifikat kosmetik halal adalah Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Jadi, untuk lebih memastikan suatu produk bersertifikat halal MUI itu memang benar-benar halal, kita bisa melakukan cross check melalui pencarian produk kosmetik halal di situs MUI.

Untuk produk kosmetik dari luar negeri, sudah lebih banyak lagi lembaga yang menerbitkan sertifikasi kosmetik halal, baik lembaga resmi atau independen. Misalnya saja Malaysia, negara ini termasuk yang sudah mempunyai lembaga sertifikasi halal berstandar Malaysia yang menjadi salah satu acuan internasional. Selain itu, di US ada pula lembaga sertifikasi yaitu Muslim Consumer Group yang telah membuat daftar kategori halal, nonhalal, maupun mashbooh untuk produk-produk makanan dan kosmetik.

Read also:   Review MOOIMOM: Corset, Nursing Bra, Slimming Suit
amalia-halal-cosmetic
Label halal dan komposisi bahan yang aman

2. Cek komposisi bahan pada kosmetik halal

Sebenarnya tidak mudah bagi konsumen untuk mengetahui komposisi penyusun suatu produk kosmetik karena bahan-bahan turunan yang digunakan sudah sangat kompleks. Selain bahan halal dan nonhalal, ada bahan lain yang dikategorikan sebagai mashbooh atau perlu penelusuran lebih lanjut (questionable).

Dengan pengetahuan tentang bahan-bahan kosmetik halal, mashbooh dan nonhalal, paling tidak hal itu bisa dijadikan sebagai saringan awal untuk memilih produk mana yang aman dan halal untuk dipakai. Semakin lengkap komposisi yang dicantumkan, biasanya produk tersebut semakin terpercaya karena konsumen dengan mudah mencari informasi mengenai bahan tertentu.

Bahan kosmetik yang berasal dari tumbuhan (botanical ingredients: herbs, roots, flowers, fruits, leaves, seeds) secara natural bersifat halal kecuali yang telah tercampur dengan enzim dari hewan. Produk yang diklaim 100% berasal dari bahan alami belum tentu halal loh ya karena ekstrak hewan juga termasuk kategori bahan alami kan. Terlebih, sekarang produsen kosmetik semakin cerdik memakai istilah tersembunyi, seperti ‘protein’, untuk menggantikan ‘plasenta’.

Semua bahan turunan dan ekstrak dari binatang yang diharamkan – seperti babi–  dipastikan haram karena sifat dan jenisnya yang memang diharamkan, termasuk swine placenta, yang sekarang masih banyak digunakan oleh produsen kosmetik. Bahan-bahan yang berasal dari hewan lain dan turunannya biasanya tergolong nonhalal–kecuali dari jenis ikan dan lebah–bukan karena sifat bahannya yang haram, melainkan karena prosesnya (penyembelihan) yang dikhawatirkan tidak sesuai dengan syariah dan terkait dengan alasan etika.

3. Kenali dan waspadai bahan berikut ini

Bahan-bahan yang sebaiknya dihindari karena sudah dinyatakan haram oleh LPOM MUI adalah Sodium Heparin dan Plasenta. Sodium heparin berasal dari babi, sedangkan plasenta biasanya dari manusia, kambing atau sapi.

Ada beberapa nama teknis dan nama paten yang perlu kita ketahui sebagai pertimbangan dalam memilih kosmetik halal. Bahan-bahan ini secara umum tergolong kategori mashbooh (perlu kita telusuri informasinya lebih lanjut) karena sebagian besar berasal dari ekstrak hewani: allantoin (alantoin), asam amino, cholesterol, kolagen, colours/ dyecystine (sistina), elastinegelatine (gelatin), glycerine (gliserin), hyaluronic acid (asam hialuronat), hydrolysed animal proteinkeratin, lanolin, lypidsoleic acid (asam oleat), stearic acid (asam stearat), stearyl alcohol, tallow (lemak hewan), vitamin A.

4.  Pilih produk kosmetik halal yang legal dari produsen terpercaya

Sebaiknya kita memilih produk kosmetik yang legal, biasanya di kemasannya tercantum nomor pendaftaran di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kode pendaftaran untuk produk kosmetik lokal adalah CD, sedangkan untuk produk impor memiliki kode CL. Selain itu, nama dan alamat produsen harus jelas tercantum pada label kemasan yang mengindikasikan mudahnya akses bagi konsumen untuk memperoleh informasi lanjutan mengenai produk bersangkutan. Untuk produk lokal Indonesia, bisa kita cross check daftar produknya di situs BPOM.

Produk kosmetik halal di Indonesia

Data LPPOM MUI mencatat pada 2016 terdapat 48 perusahaan dengan total 5.254 produk kosmetik halal dan pada 2017 sebanyak 64 perusahaan dengan total 3.219 produk. Hingga Maret 2018, sudah tercatat 41 perusahaan dengan total 2.115 produk bersertifikat kosmetik halal. Sertifikat kosmetik halal ini berlaku selama dua tahun dan dapat diperpanjang kembali sebelum berakhir dengan tetap mengikuti serangkaian pengujian (Sumber: CNN Indonesia).

Read also:   Review Si Doel The Movie

Produk kosmetik halal dari LPPOM MUI pastinya telah melalui serangkaian pengujian, termasuk di antaranya produsen harus menerapkan sistem jaminan kosmetik halal yang meliputi kebijakan, manajemen, bahan, produksi, fasilitas, prosedur, hingga audit internal yang halal. Selanjutnya, produk kosmetik halal harus lolos uji laboratorium termasuk lolos uji untuk air wudhu.

Amalia, rekomendasi produk kosmetik halal di Indonesia

Bagi saya pribadi, ketika ditanya tentang produk kosmetik halal yang terlintas adalah satu brand lokal yaitu Wardah. Kayaknya sudah melekat sekali bahwa produk kosmetik dari brand tersebut bersertifikasi halal ya.

Beberapa waktu lalu, saya dapat satu produk kosmetik halal baru dari brand Amalia. Ada yang sudah tahu produk ini? Saya ulas sedikit ya. Produk Amalia adalah produk kosmetik halal global yang modern. Terlahir dari inspirasi keindahan alam dan budaya Moroko yang kental dengan gaya elegan khas Perancis. Ada 39 produk pilihan dari Amalia:

Jenis lipstik dengan warna-warna hits kosmetik halal Amalia, di antaranya:

1.    Matte Lipcream/Marocco (12 shades)

2.    Glossy Lipcream/Marrakech (12 shades)

3.    Satin Lipstick/Safron (12 shades)

Shade two way cake, kosmetik halal dengan 2 warna pilihan:

1.    Light Beige

2.    Natural

Formula produk kosmetik halal Amalia

◦ Amalia Morocco Matte Lip Cream memiliki formula yang pigmented, terasa ringan di bibir, tidak lengket, dan tidak kering.

◦ Amalia Marrekech Glossy Lip Cream memberikan efek bibir yang lembab, segar, dan intens.

◦Amalia Saffron Satin Lipstick  memiliki formula lipcare, memberikan sentuhan lembut dan ekstra lembab dengan efek matte yang tahan lama

◦Amalia Two Way Cake memiliki formula micropowder dan ekstrak manggis untuk menghaluskan dan kulit melembabkan. Oil-absorber untuk menyerap keringat dan minyak, serta SPF15 untuk melindungi kulit dari sinar UV.

Review Kosmetik Halal Amalia: Tipe Morocco Matte Lip Cream (Nude 03)

Packaging

Packaging lipstick halal Amalia nggak berbeda jauh dengan lipstick merk lainnya. Sentuhan warna hitam dipadu dengan embossed printing logo silver membuat packaging lipstick halal Amalia tampak elegan.

Read also:   Go Mukena Bersih: berawal dari ide sederhana
packaging mewah kosmetik halal amalia
packaging lip cream amalia

Label Halal MUI terdapat di bagian samping kemasan. Informasi tentang ingredients, expired date, shade, dan nama produsen tercantum dengan jelas. Setelah saya cek di situs BPOM dan LPPOM MUI, produk kosmetik halal Amalia ini sudah terdaftar di kedua situs tersebut.

Aplikator

Aplikatornya panjang dengan ujung meruncing sehingga bisa menjangkau sudut bibir. Jenis aplikator ini memudahkan pemakaian dengan hasil rapi dalam waktu singkat.

kosmetik-halal-amalia-dengan-aplikator-runcing
Lip cream Amalia dengan aplikator panjang dan ujung runcing

Scent

Wanginya seperti aroma permen vanilla. Tapi saat dipakai nggak terlalu tercium wanginya, terlebih lagi saat sudah kering nggak tercium lagi wanginya.

Texture

Teksturnya nggak terlalu creamy, tapi juga nggak encer. Lip cream ini nggak waterproof yak jadi aman aja kalau mau dipake buat wudhu. Tapi bisa dibilang nggak terlalu tahan lama dan perlu re-touch apalagi kalau habis makan atau minum karena warnanya akan buyar.

kosmetik halal amalia kualitas premium
Lip cream Amalia yang pigmentend, cerah, dan bold

Opini

Overall saya suka dengan produk halal Lip Cream Amalia Matte Nude nomor 03 ini karena nude adalah warna favorit saya. Lip cream ini coveragenya cukup baik, ringan dipakai di bibir, pigmented, tidak mempertegas garis-garis bibir. Tapi karena bibir saya tergolong tipe kering , saya perlu mengatasi si bibir kering ini dengan mengaplikasikan lip balm sebelum lip cream ini agar kelembapan bibir tetap terjaga. Lip cream halal Amalia ini aman dipakai berwudhu, tapi kemudian tetap perlu re-touch lagi agar warnanya tetap tampak terang.

Harga dan Toko yang Menjual Kosmetik Halal Amalia

Lip Cream Matte Amalia dibanderol dengan harga Rp 125.000, harga yang cukup terjangkau untuk lip cream kelas premium. Pembelian produk Amalia bisa dilakukan secara online, kunjungi saja media sosial di bawah ini untuk informasi dan pertanyaan lebih lanjut ya.

Social Media Kosmetik Halal Amalia

◦          FB Fanpage : Amalia Halal Beauty

◦          Instagram  : @amaliahalalbeauty

◦          Twitter : @amaliacosmetic

            favorit, rekomendasi , pilihan , baru , halal , high end

 

-SKA-

 

Referensi:

http://editorial.femaledaily.com/

https://www.cnnindonesia.com

http://www.halalmui.org/

Please follow and like me:

20 thoughts on “Ini 4 Cara Memilih Kosmetik Halal