Demi “Empat Jengkal”, Ini 4 Cara Mencegah Obesitas

Kemarin saya ukur lingkar pinggang, hasilnya… Jreng… Jreeeng…. Lebih dari empat jengkal! Apa artinya tuh?

Lingkar pinggang merupakan indikator risiko kesehatan yang kaitannya dengan kelebihan lemak di sekitar pinggang. Lingkar pinggang ideal wanita Asia nggak lebih dari 80 cm, sedangkan pria nggak lebih dari 90 cm. Kalau nggak punya meteran, gunakan saja pengukuran dengan “empat jengkal” tangan. Asumsinya satu jengkal panjangnya sekitar 20-25 cm. Jadi, lingkar pinggang idealnya nggak boleh lebih dari empat jengkal ya. Kalau lebih dari empat jengkal gimana? Nah harus waspadai nih.

ukuran lingkar pinggang ideal dan berisiko obesitas
Ukuran Lingkar Pinggang Ideal. Source: www.adelaide.edu.au

Cara Mencegah Obesitas

Penumpukan lemak di sekitar perut dan pinggang merupakan tanda awal yang mengarah ke obesitas. BE AWARE kalau ada tanda-tanda kelebihan berat badan apalagi kalau sudah obesitas, duh bahaya komplikasinya bisa macam-macam seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes mellitus tipe 2, dll. Sebaiknya kita cari cara mencegah obesitas sejak awal agar nggak sampai kejadian.

Cara mencegah obesitas bisa dilakukan dengan mengurangi asupan karbohidrat. Nah, saya sendiri kurang memperhatikan ini selama dua tahun terakhir. Mentang-mentang lagi jadi ibu menyusui, saya merasa punya priviledge untuk banyak makan, hehehe. Untungnya saya segera sadar dan saat ini saya sedang menjalani pola hidup sehat. Ini tips hidup sehat ala saya:

 

1. Jangan Skip Sarapan Pagi

Pepatah “Breakfast like a king, lunch like a prince and dine like a pauper” sudah dibuktikan bahwa sarapan itu penting. Sarapan dengan porsi yang lebih banyak dibandingkan dengan lunch atau dinner bisa mencegah kenaikan berat badan dan memperbaiki gula darah.

Seseorang yang nggak sarapan akan lebih cepat merasa lapar sehingga dia akan makan banyak sekalinya ketemu makanan. Hal ini nggak bagus karena gula darah jadi cepat naik. Imbasnya, berat badan juga naik.

Read also:   Apakah #BahagiadiRumah adalah Sebuah Pilihan?

2. Makan Makanan Tinggi Serat

Serat bisa membantu mengurangi berat badan dengan cara membuat kita merasa kenyang lebih lama. Selain itu, serat bisa memperlambat penyerapan gula dan memperbaiki kadar gula darah sehingga bisa mengurangi risiko diabetes.

3. Pilih Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah

Indeks Glikemik (IG) menunjukkan seberapa cepat atau lambat makanan menyebabkan kenaikan kadar gula darah. Makanan dengan IG tinggi akan cepat menaikkan kadar gula darah.

Kebanyakan orang Indonesia merasa “belum makan” kalau belum ketemu nasi. Padahal, karbohidrat nggak harus nasi putih loh. FYI, nasi putih itu nilai IG-nya tinggi. Kalau mau diet rendah energi terutama bagi penderita diabetes, pilihlah makanan yang IG-nya rendah seperti roti gandum, beras merah, kacang-kacangan.

4. Pilih Camilan Sehat

Siapa sih yang nggak suka ngemil? Boleh saja ngemil asalkan kita bijak memilih camilan sehat. Daripada makan gorengan kan mendingan diganti buah-buahan atau kacang-kacangan kayak edamame (kedelai jepang).

Kalau mau praktis misalnya lagi traveling, bawa saja SOYJOY. Snack berbahan dasar kedelai ini kaya serat dan protein yang akan dicerna perlahan oleh tubuh sehingga membuat rasa kenyang lebih lama. Selain itu, SOYJOY punya indeks glikemik rendah, gluten-free, dan berbahan soy (kedelai) yang non-gmo (genetically modified organism). Konsumsi SOYJOY 2 jam sebelum makan besar efeknya kita merasa kenyang lebih lama sehingga bisa mengurangi keinginan untuk makan banyak karbohidrat saat jam makan.

salah satu cara mencegah obesitas dengan makan makanan tinggi serat
Camilan Sehat yang Menimbulkan Rasa Kenyang Lebih Lama

Nah itu tadi empat cara saya mengubah pola makan demi bisa hidup sehat. Tentunya hal itu harus diimbangi dengan olahraga minimal 30 menit sehari. Yuk ah kita mulai biasakan hidup sehat!

Please follow and like me:

13 thoughts on “Demi “Empat Jengkal”, Ini 4 Cara Mencegah Obesitas