data-kanker-indonesia

Tes Pap Smear Tidak Menakutkan, Bisa GRATIS pula! Ini Pengalaman Saya

Assalamualaykum

Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman pertama melakukan pemeriksaan Pap Smear. Meskipun usia pernikahan saya sudah menginjak tahun ketiga atau bisa dibilang aktif secara seksual selama 3 tahun, tapi baru kali ini saya melakukan pemeriksaan penting ini. Tes ini GRATIS terselenggara atas kerjasama antara Prodia dengan BPJS.

 

Jadi bagi kamu yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS aktif dan sudah menikah, coba deh manfaatin kesempatan ini. Biaya tes Pap Smear di Prodia cabang Pesona Khayangan Depok sebenarnya Rp 452.000. Lumayan banget kan kalau bisa dapet GRATIS seperti saya kemarin, jadi bisa hemat sekian ratus ribu rupiah. He he he.

Ada yang takut nggak, mendengar kata Pap Smear? Atau mungkin takut dengan alatnya, si Cocor Bebek yang fenomenal di kalangan ibu-ibu? Hehe. Baca yuk, saya mau berbagi pengalaman dan tips seputar tes Pap Smear. Buat kamu yang belum pernah melakukan tes ini atau berencana melakukannya, semoga bermanfaat ya!

Apa itu Tes Pap Smear?

Pemeriksaan Pap Smear adalah pengambilan sampel mikroskopis sel dari leher rahim untuk mendeteksi adanya ketidaknormalan yang mengarah ke gejala kanker serviks. Ya jadi tujuan pemeriksaan ini untuk mengetahui adanya HPV ataupun sel karsinoma penyebab kanker leher rahim.

Nama Pap Smear sendiri diambil dari istilah Papanikolaou Test yaitu metode screening ginekologi yang dicetuskan oleh Georgios Papanikolaou.

Kenapa Perlu Tes Pap Smear?

Kalau saya pribadi, hal kuat yang mendorong saya untuk segera melakukan tes Pap Smear adalah pengalaman saat hamil Halwa dua tahun lalu. Di minggu-minggu awal kehamilan saya, terjadi flek yang menurut diagnosis dokter disebabkan oleh keputihan akibat adanya infeksi di area mulut rahim.

 

Nah, sebelum program hamil selanjutnya, saya ingin menyelidiki apakah keputihan di masa lalu ini ada kaitannya dengan hal-hal yang mengkhawatirkan atau tidak, mudah-mudahan sih enggak ya…

 

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2013 menunjukkan bahwa prevalensi kanker di Indonesia adalah 1,4 per 1000 penduduk atau sekitar 347 ribu orang. Diketahui bahwa kanker tertinggi pada wanita adalah kanker serviks dan kanker payudara.

 

data kanker
Sumber: Pusdatin Kemenkes RI

 

Upaya pencegahan dengan tes Pap Smear secara teratur menjadi sangat penting karena kanker serviks termasuk jenis kanker yang bisa dicegah dan disembuhkan asalkan diketahui sejak awal.  Masalahnya, gejala kanker serviks ini mungkin tidak muncul atau tidak dirasakan oleh seseorang, tau-tau sudah stadium lanjut. Bahaya. Jadi, yuk lebih baik kita melakukan pencegahan dengan rutin melakukan tes Pap Smear sedini mungkin (minimal setahun sekali) daripada terlambat menyadari lalu menyesal.

Ketentuan sebelum Tes Pap Smear

Beberapa syarat di bawah ini WAJIB DIPATUHI sebelum melakukan tes Pap Smear agar hasil pemeriksaannya optimal:

  1. Wanita yang sudah menikah/pernah melakukan hubungan seksual
  2. Tidak sedang hamil
  3. Tidak sedang menstruasi (sebaiknya dilakukan pada hari ke-14 setelah hari pertama menstruasi)
  4. Tidak menggunakan tampon, jeli, krim vagina maupun obat-obatan yang diberikan melalui vagina selama 2 hari (48 jam) sebelum pemeriksaan
  5. Tidak melakukan pencucian vagina menggunakan cairan pembersih vagina selama 2 hari (48 jam) sebelum pemeriksaan
  6. Tidak melakukan hubungan seksual selama 1 hari (24 jam) sebelum pemeriksaan
  7. Mengisi formulir kesediaan pemeriksaan Pap Smear (formulir akan diberikan di lokasi pemeriksaan)

Langkah-langkah Tes Pap Smear di Prodia Depok

Saya pun mempersiapkan diri dengan memperhatikan ketentuan yang harus dilakukan sebelum tes Pap Smear. Siang itu saya menelpon cabang Prodia di Pesona Khayangan. Sebenarnya saya sudah pernah menelpon sebelumnya, tapi siang itu saya memastikan lagi apakah masih tersedia kuota tes Pap Smear GRATIS di Prodia Depok.

 

Ini beberapa langkah yang saya lakukan:

1.      Melakukan konfirmasi melalui telepon ke Klinik Prodia di Pesona Khayangan. Pendaftaran langsung dilakukan on the spot per urutan kedatangan. Pendaftaran dibuka mulai pukul 06.30 dan akan ditutup pukul 12.00, sedangkan tindakan pemeriksaan Pap Smear baru dimulai pukul 11.00 dan berakhir sekitar pukul 13.00.

2.      Menyiapkan dokumen yang diperlukan: KTP (KTP asli dan 2 copy) dan Kartu BPJS (Kartu BPJS asli dan 2 copy).

!!!!! Please note ya, status kepesertaan BPJS HARUS AKTIF, artinya tidak ada tunggakan.

3.      Datang ke Klinik Prodia di jam yang telah ditentukan. Waktu itu saya datang jam 10.30, lalu mengambil nomor antrean (nah, sebaiknya datang agak pagi ya untuk mengantisipasi antrean yang panjang).

 

nomer-antrean
Ambil nomer antrean

 

4.      Saat nomor antrean dipanggil, saya menuju bagian pendaftaran lalu menyerahkan KTP dan BPJS (asli dan fotokopi) ke bagian pendaftaran.

5.      Saya diberi form sebanyak 3 – 4 lembar yang isinya tentang data diri, inform consent, form pemeriksaan sitologi serviks, dan survei dari BPJS. Yang diberikan ke saya hanya 3 lembar, sedangkan 1 lembarnya diisikan oleh admin yaitu form pemeriksaan sitologi serviks (dengan mewawancarai saya –> liat point nomer 6 di bawah ini)

 

formulir-pap-smear
Formulir permohonan pap smear

 

formulir-survei-bpjs
Formulir survei bpjs

 

formulir-inform-consent
Formulir inform consent

6.      Sambil mengisi formulis, petugas bagian administrasi menanyakan beberapa hal seperti kapan terakhir berhubungan dengan suami, jumlah anak, apakah pernah melakukan tes Pap Smear sebelumnya, jenis kontrasepsi (KB) yang digunakan, jadwal haid terakhir, dan apakah jadwal haid tersebut maju/mundur dari jadwal sebelumnya.

7.      Lalu saya difoto untuk kelengkapan data, sambal ditanya nomer telepon yang bisa dihubungi.

8.   Setelah selesai di meja administrasi, saya diberitahu bahwa hasil tes Pap Smear bisa diambil setelah 4-5 minggu setelah tanggal pemeriksaan. HARUS DIAMBIL SENDIRI, TIDAK BISA ONLINE YA. Alasan nggak bisa online karena ini program kerja sama dengan BPJS.

Di Prodia cabang Depok juga nggak ada dokter konsulnya, jadi kalau kita mau follow up hasil tes Pap Smear (semisal ada hal yang nggak kita tahu), kita bisa datang ke dokter pribadi kita.

9.      Saya diminta duduk lagi untuk menunggu panggilan dari ruang tindakan.

Tes Pap Smear Menakutkan?

Hem, menurut saya nggak menakutkan sih. Biasa saja.

TIPS dari saya hanya 2 : RELAX dan ATUR NAPAS. That’s all.

Ketika masuk ke ruang tindakan, justru hal yang saya takutkan adalah kalau analis lab-nya laki-laki (saya lupa banget nggak nanya di bagian administrasi, lebih tepatnya kalau bisa request saya mau sama analis wanita saja). Tapi alhamdulillah analis lab-nya wanita hehehe. Saya nggak tahu apakah memang khusus pemeriksaan ini di-setting analis wanita atau tidak. Tapi wajarnya memang wanita karena sebelum tes Pap Smear, saya diperiksa payudara.

Pemeriksaan payudara ini tujuannya untuk mengetahui ada tidaknya benjolan yang mengarah ke kanker payudara. As I stated before, bahwa kanker payudara dan kanker serviks adalah dua kanker penyebab kematian tertinggi pada wanita. Pemeriksaan payudara dilakukan secara manual dengan metode palpasi (meraba payudara secara keseluruhan untuk menemukan adanya benjolan yang tidak normal).

Nah setelah periksa payudara, baru deh saya diminta tiduran di meja ginekologi (meja yang ada sandaran untuk kedua kaki).

Then, saya perkenalkan dulu ya alat-alat untuk test Pap Smear, Cuma ada 3 koq yang akan masuk ke liang vagina: Cocor Bebek, Ayre Spatula, dan Cytobrush.

alat-tes-pap-smear
Alat-alat tes Pap smear (saya ambil dari blognya Mba Ade Ufi)

Yang dipakai saat saya tes Pap Smear adalah cocor bebek yang disposable (terbuat dari plastik). Tapi saya pun pernah koq menjajal cocor bebek yang berbahan stainless steel saat saya periksa kehamilan di rumah sakit. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, awal kehamilan saya sempat bermasalah karena adanya flek yang disebabkan oleh keputihan. Jadilah saya sudah mulai berkenalan dengan si cocor bebek dua tahun lalu. Hehe. Menurut saya nggak ada bedanya antara cocor bebek yang disposable dengan yang terbuat dari stainless steel.

 

spekulum-stainless-steel
Yang penasaran dengan cocor bebek stainless steel

 

spekulum-plastik
Ini cocor bebek disposable (sekali pakai saja)

Cocor bebek ini akan diolesi dengan lubricant atau pelumas supaya memudahkan untuk masuk ke liang vagina. TIPS pertama: RELAX. Saat benda asing ini masuk ke liang vagina, kamu cukup membayangkan sesuatu hal indah dalam hidupmu, fokus ke hal tersebut, rasakan hatimu bahagia, bahagia, dan bahagia. Kalau saya simpel aja, bayangin di hadapan saya ada banyak durian monthong yang manis dan siap dilahap. Hap! Hahaha. Kalau hati kita bahagia, pikiran kita rileks, otomatis saraf-saraf tubuh kita juga rileks.

TIPS kedua, ketika analis sedang mengambil sampel cairan vagina (butuh beberapa detik), ATUR NAPAS dengan ambil napas panjang lalu hembuskan. Begitu saja terus hingga analis mencabut si cocor bebek dari vagina.

 

VOILA! Nggak butuh waktu lama koq untuk melakukan tes Pap Smear.

 

Nah, sekian cerita tentang pengalaman saya menjalani tes Pap Smear. Saat ini saya masih menunggu hasilnya.

 

FYI, nggak semua cabang Prodia menyediakan kerja sama pemeriksaan Pap Smear secara gratis ya, jadi kamu perlu konfirmasi terlebih dulu. Selain itu, periode pelaksaan pemeriksaan gratis ini pun berbeda-beda dan akan ditutup kalau jumlah kuota sudah terpenuhi. Kalau di Prodia cabang Pesona Khayangan Depok, program tes Pap Smear GRATIS ini berlaku hingga November 2018. So, jangan lupa konfirmasi dulu ke Prodia terdekat di wilayahmu.

Bisa jadi, kondisi yang saya temui di Prodia cabang Pesona Khayangan Depok ini berbeda dengan di Prodia lainnya, jadi sebaiknya konfirmasi dulu untuk mengetahui informasi-informasi detailnya ya. Sebagai gambaran lain, mungkin bisa cek blognya Mba Ade Ufi yang pernah bahas pengalaman tes Pap Smear di Prodia Pasar Minggu.

 

-SKA-

Please follow and like me:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *