Demi “Empat Jengkal”, Ini 4 Cara Mencegah Obesitas

Kemarin saya ukur lingkar pinggang, hasilnya… Jreng… Jreeeng…. Lebih dari empat jengkal! Apa artinya tuh?

Lingkar pinggang merupakan indikator risiko kesehatan yang kaitannya dengan kelebihan lemak di sekitar pinggang. Lingkar pinggang ideal wanita Asia nggak lebih dari 80 cm, sedangkan pria nggak lebih dari 90 cm. Kalau nggak punya meteran, gunakan saja pengukuran dengan “empat jengkal” tangan. Asumsinya satu jengkal panjangnya sekitar 20-25 cm. Jadi, lingkar pinggang idealnya nggak boleh lebih dari empat jengkal ya. Kalau lebih dari empat jengkal gimana? Nah harus waspadai nih.

ukuran lingkar pinggang ideal dan berisiko obesitas
Ukuran Lingkar Pinggang Ideal. Source: www.adelaide.edu.au

Continue reading “Demi “Empat Jengkal”, Ini 4 Cara Mencegah Obesitas”

Please follow and like me:

Sebaiknya Imunisasi di Puskesmas atau Rumah Sakit?

Sebaiknya Imunisasi di Puskesmas atau Rumah Sakit?

Bagi yang membaca postingan ini saya anggap kalian pembaca yang sadar untuk memvaksin anaknya ya, jadi di sini saya nggak menerima perdebatan antara provaks vs antivaks.

Menjadi ibu baru membuat saya banyak belajar. Urusan per-bayi-an itu buanyaaak sekali, termasuk salah satunya (yang nggak boleh terlupakan) adalah urusan vaksinasi atau imunisasi. Kalau kita adalah ibu yang memilih untuk vaksinasi anak di rumah sakit (swasta) atau klinik dokter, agaknya kita nggak terlalu dibuat pusing dengan jadwal imunisasi karena di setiap kali konsultasi, pasti dokter akan mengingatkan jadwal imunisasi selanjutnya. Nah, kalau kita memilih untuk membawa anak kita vaksin di posyandu atau puskesmas (seperti saya nih misalnya), kita sendiri lah yang harus rajin memantau jadwal imunisasi dan mengingatkan diri sendiri kapan harus membawa anak untuk imunisasi.

source image: http://www.thechildrensclinic.com

Continue reading “Sebaiknya Imunisasi di Puskesmas atau Rumah Sakit?”

Please follow and like me:

Bermain di Taman Pemuda Pratama, Taman Ramah Anak di Kota Depok

Taman Pemuda Pratama, Taman Ramah Anak di Kota Depok

Yang mengaku warga Depok, ada yang belum pernah dengar Taman Pemuda Pratama? Saya tahu sekilas tempat ini dari postingan seorang teman di beranda Facebook. Karena lokasinya di Tanah Baru, cukup dekat dengan rumah saya, minggu lalu saya ajak suami dan anak bermain ke taman ini. Nggak akan menyesal pergi kesini karena selain tamannya bersih, rapi, taman ini juga menyediakan beberapa wahana ramah anak.

Tujuan dibangun Taman Pemuda Pratama ini adalah sebagai dukungan kepada pemerintah kota Depok yaitu program Kota Layak Anak (KLA), dengan demikian akan menjadi bentuk sinergritas antara warga dengan pemerintah yang menjadikan Taman Pemuda Pratama sebagai sarana bermain yang ramah anak (dikutip dari website tamanpratama.id)

Taman Pemuda Pratama berlokasi di JL. Sairin RT.01/011 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji – Kota Depok. Kalau dari arah Tugu Tanah Baru, sekitar 1 km dari arah tugu kita belok kiri di Gang Saidan, lurus mentok sampai di perempatan jalan nanti posisi tamannya ada di seberang lapangan, cukup eye catching koq!

FYI, Taman Pemuda Pratama buka setiap hari Selasa – Minggu, mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB. Pertama kali ke sana, saya tiba pukul 17.45 WIB loh, dan petugas masih mengizinkan kami melihat-lihat area taman sebelum pukul 18.00 WIB. Hari Senin taman ini tutup untuk maintenance dan kebersihan.

Continue reading “Bermain di Taman Pemuda Pratama, Taman Ramah Anak di Kota Depok”

Please follow and like me:

Sedang Bepergian? Anda Tetap Bisa Cek Tagihan Listrik dan Bayar dengan Cepat

Bepergian tentunya ada dalam agenda kebanyakan orang, entah bepergian dalam rangka liburan maupun karena tuntutan pekerjaan. Ketika bepergian, bukan berarti kamu bisa meninggalkan urusan di rumah atau kantor begitu saja. Misalnya, tagihan listrik anda setiap bulan tetap harus dibayar. Kalau tidak memiliki anggota keluarga yang bisa menangani urusan tersebut, kamu tentunya tetap harus mengurus tagihan tersebut sendiri.

Cek tagihan listrik – shutterstock.com

Continue reading “Sedang Bepergian? Anda Tetap Bisa Cek Tagihan Listrik dan Bayar dengan Cepat”

Please follow and like me:

Belajar Fotografi dengan Modal Smartphone

Hasil foto bagus hanya dengan modal smartphone, emang bisa ya?

Bisaaaa banget! Asal tau caranya sih. Walaupun nggak punya kamera DSLR, kita tetap bisa mengoptimalkan hasil jepretan kita dengan smarphone yang kita punya. Jadi nggak perlu minder karena nggak punya kamera DSLR yang lensanya mahal-mahal itu, pakai smartphone bisa kok.

Minggu lalu, saya mendapat kesempatan mengikuti acara workshop fotografi yang diselenggarakan oleh Kompakers Depok. Kompakers Depok adalah komunitas wanita pecinta fotografi yang based-nya di wilayah Depok. Acara dengan tema “Foto Keren dengan Modal Smartphone” di Gedung Felfest IFC UI pada Hari Sabtu, 10 Maret 2018. Para pembicara, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil gambar foto yang bagus:

Continue reading “Belajar Fotografi dengan Modal Smartphone”

Please follow and like me:

Review MOOIMOM: Stretch Mark Cream, Hands Free Pumping Bra

Review MOOIMOM: Stretch Mark Cream, Hands Free Pumping

Assalamualaykum, Moms. Setelah saya review beberapa produk Mooimom yaitu korset, bra menyusui, dan baju pelangsing (review bisa dilihat di sini), kali ini saya mau memberikan review lagi untuk dua produk Mooimom lainnya yaitu krim stretch mark dan hands free pumping bra.

 

MOOIMOM STRETCH MARK CREAM

Siapa di sini yang pas hamil atau setelah melahirkan punya garis-garis cinta alias stretch mark? Katanya sih tak usah kau risaukan itu Mom karena itu adalah bukti cinta dan perjuangan sebagai seorang Ibu. Masa’ sih? Kalau saya sih nggak risau, cuma risih saja. Kalau bisa diatasi dengan menyamarkan stretch mark, kenapa tidak dicoba, ye kan? Continue reading “Review MOOIMOM: Stretch Mark Cream, Hands Free Pumping Bra”

Please follow and like me:

Tips Mengatasi Bibir Kering dan Pilihan Lipcream yang Sesuai

Tips Mengatasi Bibir Kering dan Pilihan Lipcream yang Sesuai.

Bagi orang yang nggak doyan dandan kaya saya ini, cuma ada 4 macam kosmetik wajah yang selalu saya bawa dalam pouch: bedak, sunscreen, lipstick, dan lipbalm. Menurut saya, barang-barang itu wajib dipakai oleh seorang wanita meskipun dia nggak hobi dandan.

Untuk pemilihan bedak atau sunscreen buat saya nggak ada masalah, apalagi saya punya langganan dokter kecantikan di Tanah Baru, Depok yang biasa meresepkan produk sunscreen whitening. Fungsi sunscreen whitening ini selain melindungi kulit dari sinar UV, foundation yang covering tapi tetap ringan, dan kalau sudah pakai ini nggak perlu lagi pakai bedak. Praktis kan? Alhamdulillah cocok juga pemakaiannya di kulit saya. Nah, kalau untuk pemilihan lipstick dan lipbalm ini yang saya masih suka kesulitan. Bibir saya termasuk tipe bibir kering yang gampang mengelupas. Jadi suka nggak percaya diri begitu deh dan saya orangnya males untuk browsing atau hunting lipstick, lipcream, dan semacamnya. Beda banget sama temen kantor saya yang hobi gonta ganti merk dan warna lipstick demi mencari warna dan tekstur yang pas sesuai keinginan. Continue reading “Tips Mengatasi Bibir Kering dan Pilihan Lipcream yang Sesuai”

Please follow and like me:

Nak, Selalu Ada Cinta dalam Untaian Doa Untukmu

Saya bekerja di salah satu pusat riset di kampus. Usai cuti melahirkan dan saya harus kembali ke rutinitas pekerjaan, hari pertama masuk kerja Halwa dititipkan di daycare. Jangan tanya bagaimana perasaan saya waktu ninggalin dia di sana ya, campur aduk dan baper banget!

Saat saya masuk kantor dan berjumpa dengan Bapak-Ibu Profesor dan teman-teman, mereka menanyakan di mana anak saya. Saya jawab  “daycare”. Tahu apa respon mereka? Mereka kompak menasehati saya agar jangan titip Halwa di daycare, kalau memang saya belum punya asisten, bawa saja Halwa ke kantor. WOW! Saya bener-bener terharu diizinkan membawa bayi saya ke kantor. Ah rasanya bahagia dan bersyukur banget bekerja di lingkungan seperti ini, tempat yang sangat ramah dan bernuansa kekeluargaan.

Sejak saat itu, dimulailah hari-hari saya membawa Halwa ke kantor setiap hari hingga dia berusia 10 bulan. Saya cukup bahagia karena di saat working mom di Indonesia pada umumnya hanya punya waktu intens bersama anak selama 3 bulan saat cuti, saya punya waktu yang lebih panjang lagi. Tapi jangan salah ya, beban pikiran saya juga semakin bertambah. Continue reading “Nak, Selalu Ada Cinta dalam Untaian Doa Untukmu”

Please follow and like me:

Resolusi 2018: Ingin Menjejakkan Kaki ke Benua Eropa

Akhir November kemarin saya mendapati satu email dari nama yang nggak asing buat saya, Ms. Willems. Saat saya baca emailnya, ternyata beliau “mengundang” saya untuk datang ke Program Short Course di Negeri Kincir Angin. Memang sudah menjadi impian saya untuk bisa menjejakkan kaki di Benua Eropa, khususnya untuk bersekolah di sana. Bahkan hal itu sudah menjadi resolusi saya dari tahun 2016 hingga sekarang. Namun, impian untuk mengambil studi master harus tertunda sementara waktu karena dalam perjalanan menuju impian saya itu, saya mendapat rejeki lain yaitu suami dan anak. Karena saat ini waktunya belum memungkinkan untuk saya studi overseas dua tahun, saya putuskan untuk mendaftar short course yang waktunya lebih singkat.

Bagi siapapun yang mengaku sebagai Scholarship Hunter, pasti ngerti banget hal-hal apa saja yang harus diperjuangkan untuk bisa bersekolah di luar negeri dan mendapat beasiswa. Tentunya ada dua hal penting yang jadi kunci utama: LoA (Letter of Acceptance) dari universitas tujuan dan beasiswa. Untuk mendapat satu dari kedua hal itu juga bukan perkara mudah. Ada banyak hal yang harus dikorbankan baik dari segi waktu, biaya, energi, dan pikiran. Sebelum ke arah sana pun kita harus mengumpulkan banyak informasi tentang cara pendaftaran, deadline, persyaratan, pilihan program studi, funding, dll. Mungkin lain kali akan saya bahas mengenai hal ini ya. Continue reading “Resolusi 2018: Ingin Menjejakkan Kaki ke Benua Eropa”

Please follow and like me:

Review MOOIMOM: Corset, Nursing Bra, Slimming Suit

Dilema sebagian ibu-ibu setelah melahirkan adalah perut yang menggelambir hihihi. Mau bagaimana lagi, 9-10 bulan “mengantongi” jabang bayi, setelah bayi keluar longgarlah perut para emak. Sebelum melahirkan, saya berikrar (pada diri sendiri sih) bahwa saya akan rajin pakai korset. Alamaaaak, kenyataannya rajin sih rajin tapi nggak nyamannya itu loh yang membuat saya tersiksa memakai korset.

Dua hari pertama setelah melahirkan, saya memakai gurita khusus ibu. Lalu, hari ketiga dan selanjutnya saya memakai korset 3-band (korset dengan 3 perekat). Tapi malangnya, kulit saya yang sensitif menjadi kemerah-merahan dan gatal-gatal setiap kali memakai korset 3-band. Selain itu, timbul ketidaknyamanan juga saat memakai karena korsetnya suka menggulung sendiri sehingga harus sering dibetulkan posisi rekatannya.

Ternyata hunting korset yang nyaman dan ramah kantong itu nggak gampang buat saya. Sampai akhirnya saya menemukan korset MOOIMOM yang bahannya nyaman, cara memakainya nggak ribet, dan harganya cukup affordable.

Saya punya tiga macam korset MOOIMOM. Karena reviewnya menurut saya positif dan saya puas memakainya, saya pun mencoba produk MOOIMOM lainnya yaitu bra dan baju pelangsing. Berikut reviewnya.

Continue reading “Review MOOIMOM: Corset, Nursing Bra, Slimming Suit”

Please follow and like me: